Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Danantara Belum Rampung, Konsolidasi Laporan Keuangan Seluruh BUMN Masih Berjalan

📅 Senin, 01 Jun 2026, 11:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Danantara Belum Rampung, Konsolidasi Laporan Keuangan Seluruh BUMN Masih Berjalan Doc: Istimewa.
Ket. Ilustrasi - Wisma Danantara Indonesia.

JAKARTA – Konsolidasi laporan seluruh BUMN merupakan langkah strategis untuk meningkatkan transparansi, akuntabilitas, dan efektivitas pengelolaan aset negara.

Melalui penyatuan data keuangan dan kinerja, pemerintah dapat memperoleh gambaran yang lebih komprehensif mengenai kondisi serta kontribusi BUMN terhadap perekonomian nasional.

Selain mempermudah pengawasan dan pengambilan keputusan, konsolidasi laporan juga membantu mengidentifikasi potensi risiko, meningkatkan efisiensi operasional, serta memperkuat sinergi antarperusahaan pelat merah dalam mendukung target pembangunan dan pertumbuhan ekonomi.

Chief Operating Officer (COO) Danantara Indonesia Dony Oskaria mengatakan pihaknya masih melakukan konsolidasi laporan keuangan seluruh badan usaha milik negara (BUMN) menanggapi kapan laporan keuangan tahunan resmi Danantara akan dirilis.

Dony dalam jumpa pers di Jakarta, Minggu (31/5), mengatakan konsolidasi laporan keuangan dari seluruh BUMN merupakan fokus utama Danantara saat ini.

“Saya sampaikan juga, (karena) ada yang banyak tanya kenapa, kok, laporan keuangan Danantara belum keluar. Nah, ini juga perlu saya sampaikan. Ini bentuk daripada transparansi yang kami lakukan, (yaitu) konsolidasi daripada laporan seluruh BUMN,” kata Dony.

Ia menilai, konsolidasi laporan seluruh BUMN ini merupakan bagian penting dari upaya penguatan transparansi fiskal dan tata kelola perusahaan negara.

“Kami sedang melakukan pembersihan seluruh laporan daripada BUMN, dan ada beberapa BUMN yang belum selesai,” ujar Dony.

Lebih lanjut, pria yang juga Kepala Badan Pengatur (BP) BUMN itu mengatakan proses konsolidasi pembersihan data dan laporan keuangan tersebut ditargetkan rampung pada akhir Juni 2026.

“Nanti akhir Juni ini (konsolidasi) akan selesai, seluruh BUMN kita bersihkan,” kata dia.

Selain itu, Dony juga mengatakan bahwa dalam proses konsolidasi tersebut terdapat penyesuaian akuntansi yang cukup signifikan, termasuk impairment (penurunan nilai) terhadap buku-buku BUMN yang nilainya mendekati Rp100 triliun.

“Saya menyampaikan dalam beberapa kesempatan bahwa kita melakukan impairment hampir Rp100 triliun terhadap buku-buku BUMN. Ini bentuk daripada transparansi dan komitmen kita semua bahwa BUMN ke depan harus (dikelola) secara transparan,” ujar Dony.

Di sisi lain, ia juga menegaskan transparansi dari tata kelola PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI) sebagai BUMN terkait ekspor komoditas strategis nasional.

“Di pihak kami, di PT Danantara Sumberdaya Indonesia, tentu kita memastikan, yang pertama, bahwa perusahaan ini akan berjalan sesuai dengan governance yang baik, transparan, accountable,” kata Dony.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
Megapolitan
Polda Metro Jaya Perketat P...
Advertisement
Sangat Langka! Flora Jenis Baru Ditemukan di Lereng Semeru, Cuma Ada 12 Batang di Dunia

Sangat Langka! Flora Jenis Baru Ditemukan di Lereng Semeru, Cuma Ada 12 Batang di Dunia

30 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.