Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Menpar Sebut Kunjungan Wisman ke Indonesia pada Maret Alami Pertumbuhan Tertinggi se-Asia Tenggara

📅 Jumat, 29 Mei 2026, 05:50 WIB | Oleh:
Menpar Sebut Kunjungan Wisman ke Indonesia pada Maret Alami Pertumbuhan Tertinggi se-Asia Tenggara Doc: antara foto
Ket. Menteri Pariwisata (Menpar) Widiyanti Putri Wardhana

BADUNG - Menteri Pariwisata (Menpar) Widiyanti Putri Wardhana menyampaikan kunjungan wisatawan mancanegara ke Indonesia pada Maret 2026 menunjukkan pertumbuhan tertinggi se-Asia Tenggara.

Menpar di sela pembukaan Bali & Beyond Travel Fair (BBTF) 2026 menyampaikan hal ini untuk merespons soal posisi kunjungan wisatawan mancanegara ke Indonesia yang berada di peringkat kelima Asia Tenggara di bawah Malaysia, Thailand, Vietnam, dan Singapura.

“Untuk bulan Maret kemarin, Indonesia kunjungannya meningkat paling tinggi dibandingkan Thailand dan Malaysia, jadi nomor satu begitu pertumbuhannya,” kata dia di Kabupaten Badung, Kamis (28/5) malam.

Meskipun secara jumlah, kunjungan wisman ke Indonesia pada Maret 2026 (tahun ke tahun) masih di bawah empat negara tadi atau 1,09 juta sementara negara lainnya menembus 2 juta. Namun, pertumbuhan kunjungan wisman di Indonesia pada bulan tersebut mencapai 10,50 persen, sementara di empat negara lain tumbuh 2-10 persen.

“Sebenarnya kita tidak bisa hanya melihat dari jumlah kedatangan yang sekarang, tapi untuk menjawab, ya Indonesia ada di nomor kelima dari Thailand, Malaysia, Vietnam, dan Singapura,” ucap Widiyanti.

Pertumbuhan tinggi pada Maret 2026 itu memberi harapan bagi pariwisata Indonesia untuk mengejar jumlah kunjungan agar kuantitasnya tak tertinggal jauh, dan untuk itu dibutuhkan strategi yang tepat.

Di tengah dinamika global akibat perang di Timur Tengah, Menpar Widiyanti mengatur langkah dengan mengubah target asal kunjungan wisman, dari yang sebelumnya fokus menggaet wisman Eropa dan Timur Tengah kini beralih ke Asia.

“Tentunya karena ada dampak penutupan penerbangan dan juga meningkatnya biaya bahan bakar, tentu kami putar ke daerah terdekat seperti Asia Tenggara, Asia Timur, Oseania begitu dan India, kami gencarkan promosinya sehingga kita juga menikmati pertumbuhan dari wisatawan ini, selama bulan-bulan terakhir ini mereka meningkat tajam dari negara-negara tersebut (Asia Tenggara),” ujarnya.

Tak berhenti di sana, Menpar Widiyanti memastikan pemerintah akan terus bekerja keras seperti melalui pembukaan rute baru bekerja sama dengan maskapai.

“Kami bekerja sama dengan Kementerian Perhubungan juga, dan lintas kementerian/lembaga untuk bagaimana menyiasati insentif menurunkan harga tiket begitu,” sambungnya.

Kemenpar juga menaruh harapan pada pameran perjalanan wisata BBTF 2026 untuk membantu menggali potensi kunjungan lebih besar melalui kerja sama dengan pelaku perjalanan internasional.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Nasional
BMKG Prediksi Musim Hujan 2...
Advertisement
Rocky Gerung Ungkap Tugas Wantimpres: Harus Kritis terhadap Kebijakan Presiden Prabowo

Rocky Gerung Ungkap Tugas Wantimpres: Harus Kritis terhadap Kebijakan Presiden Prabowo

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.