Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Goethe-Institut dan Perpusnas RI Perkuat Kolaborasi Literasi dan Budaya.

📅 Kamis, 28 Mei 2026, 12:16 WIB | Oleh:
Goethe-Institut dan Perpusnas RI Perkuat Kolaborasi Literasi dan Budaya. Doc: Goethe-Institut Jakarta
Ket. Goethe-Institut dan Perpustakaan Nasional Republik Indonesia memperkuat kolaborasi dalam pengembangan literasi, pendidikan, dan pertukaran budaya.

Goethe-Institut Indonesien dan Perpustakaan Nasional Republik Indonesia secara resmi telah menjalin kerja sama di bidang perpustakaan, menandai langkah penting dalam memperkuat pertukaran budaya dan pendidikan antara Jerman dan Indonesia. Nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) ditandatangani di Perpustakaan Nasional Republik Indonesia pada Selasa, 26 Mei 2026.

Direktur Goethe-Institut Wilayah Asia Tenggara, Australia, dan Selandia Baru Constanze Michel dan Sekretaris Utama Perpustakaan Nasional Republik Indonesia Joko Santoso menandatangani nota kesepahaman dengan disaksikan Duta Besar Republik Federal Jerman untuk Indonesia Ralf Beste. Acara tersebut kemudian dilanjutkan dengan seminar yang membahas berbagai persiapan yang diperlukan untuk bermigrasi ke Jerman. Kegiatan ini mencakup sesi konsultasi di mana para peserta mempelajari cara mempersiapkan keberangkatan dengan baik serta menetap di Jerman.

Kerja sama ini mencakup berbagai inisiatif yang dirancang untuk memperkuat layanan perpustakaan dan pertukaran budaya. Inisiatif tersebut meliputi pembaruan dan pemeliharaan kualitas koleksi negara Jerman; kegiatan bersama seperti penyelenggaraan seminar, lokakarya, konferensi, pameran, serta kegiatan budaya bersama untuk meningkatkan pengetahuan pustakawan dan pengguna perpustakaan; serta pengembangan
kapasitas melalui program pelatihan dan pendampingan guna memperkuat kemampuan pustakawan dan pengguna perpustakaan. Kedua institusi juga sepakat untuk menjajaki ruang lingkup kerja sama lainnya yang disepakati secara bersama.

Sebagai bagian dari fase awal kerja sama ini, Goethe-Institut Indonesien menyerahkan 287 judul untuk memperkaya koleksi negara Jerman. Karya-karya tersebut mencakup beragam subjek, termasuk sastra anak, arsitektur, sejarah, novel, tulisan perjalanan, serta sumber mengenai migrasi. Koleksi ini akan ditempatkan di German Corner di Perpustakaan Nasional Republik Indonesia selama satu tahun. Selama periode tersebut, koleksi akan diperluas dan diperbarui selama lima tahun ke depan. Setelah satu tahun di German Corner, koleksi akan
ditempatkan secara permanen di rak Koleksi Manca Negara di lantai 20.

Constanze Michel menyampaikan, “Kerja sama ini merupakan contoh indah tentang jembatan antarbudaya. Kami berharap dapat menumbuhkan rasa ingin tahu dan memperluas wawasan para pembaca di Indonesia. Melalui inisiatif seperti German Corner serta dengan menghadirkan literatur lintas genre, para pengunjung dapat lebih mengenal kekayaan warisan budaya Jerman dengan cara yang mendorong mereka untuk menjajaki peluang baru di Jerman.”

Joko Santoso menyatakan, “Perpustakaan tidak hanya menjadi ruang untuk mengakses informasi, tetapi juga berperan penting sebagai gerbang menuju pengetahuan global dan kolaborasi internasional. Perpustakaan sejak dahulu selalu menghubungkan budaya, gagasan, dan masyarakat. Melalui kerja sama dengan Goethe-Institut ini, kami percaya bahwa kolaborasi tersebut akan memperkaya pengalaman belajar serta mendorong hubungan antarmasyarakat yang lebih erat antara Indonesia dan Jerman.”

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
  • Kemenperin Pacu Industri Halal Tembus Pasar Global Lewat Halal Indo 2026
    Langkah mendorong penyerapan 60 persen vendor lokal di ...
  • Bukan Sekadar Ekspor, Industri Pangan Indonesia Kejar Posisi di Rantai Nilai Global
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai posisi manufaktur Indonesia ...
  • Industri Besar di Kaltim Didorong Wajib Serap 60 Persen Vendor dan UMKM Lokal.
    Langkah Komisi VII DPR RI dalam mendorong regulasi ...
  • Indonesia Kantongi 5 Medali Asian Games
    persaingan ketat, mungkinkah kontingen Indonesia bisa masuk 3 ...
Advertisement
Art Jakarta Detail Sidebar
Advertisement
Sebelum Mundur dari Kepengurusan Golkar, Nusron Ternyata Diskusi dengan Bahlil

Sebelum Mundur dari Kepengurusan Golkar, Nusron Ternyata Diskusi dengan Bahlil

21 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.