Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kasum TNI Tinjau Kapal Penyelundup LTJ dan Radioaktif Ilegal di Batam

25 Rabu, 27 Mei 2026, 21:42 WIB | Oleh:
Kasum TNI Tinjau Kapal Penyelundup LTJ dan Radioaktif Ilegal di Batam Kasum TNI Tinjau Kapal Penyelundup LTJ dan Radioaktif Ilegal di Batam Doc: istimewa

BATAM – Kepala Staf Umum (Kasum) TNI Letjen TNI Richard Taruli Horja Tampubolon bersama jajaran Satgas Penertiban Kawasan Hutan (PKH) meninjau langsung kapal tangkapan kasus dugaan penyelundupan mineral logam tanah jarang (LTJ) dan unsur radioaktif ilegal di Dermaga Mako Kodaeral IV Batam, Selasa (26/5/2026).

Kapal TB Capricorn 106/TK Capricorn 92.210 sebelumnya diamankan patroli laut jajaran Koarmada RI di wilayah perairan Kepulauan Riau karena diduga mengangkut sekitar 390 ton mineral ilegal yang mengandung unsur strategis dan radioaktif.

Dalam kunjungan tersebut, Kasum TNI didampingi Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung RI Dr. Febrie Adriansyah, Pangkoarmada RI Laksdya TNI Denih Hendrata, pejabat Kemenko Polkam RI, serta Pangkoarmada I.

Rombongan diterima langsung oleh Komandan Kodaeral IV Laksda TNI Berkat Widjanarko bersama jajaran pejabat utama Kodaeral IV.

Pada kesempatan itu, Dankodaeral IV memaparkan kronologi penggagalan dugaan penyelundupan minerba yang mengandung Logam Tanah Jarang (LTJ) dan unsur radioaktif ilegal, termasuk perkembangan proses penyelidikan yang masih berlangsung.

Kasus tersebut terungkap setelah KRI Kujang-642 BKO Guskamla Koarmada I menggagalkan upaya penyelundupan pada 17 Mei 2026 lalu.

Usai menerima paparan, Kasum TNI dan rombongan melakukan pemeriksaan langsung ke Dermaga Kodaeral IV untuk melihat kapal beserta barang bukti berupa 25 kontainer muatan mineral.

Berdasarkan hasil uji laboratorium di PT Timah Kundur, Tanjung Balai Karimun, sampel mineral dari 15 kontainer diketahui mengandung Titanium Oksida serta sejumlah unsur Logam Tanah Jarang dan radioaktif.

Beberapa kandungan yang ditemukan antara lain Zirconium Oxide, Thorium Oxide, Neodymium Oxide, Triuranium Oktasida, dan Cerium Oxide yang diketahui memiliki nilai strategis tinggi, termasuk sebagai bahan baku industri nuklir.

Nilai muatan kapal tersebut diperkirakan mencapai triliunan rupiah.

Pangkoarmada RI Laksdya TNI Denih Hendrata menegaskan penggagalan tersebut menjadi bukti kesiapsiagaan TNI AL dalam menjaga kedaulatan laut dan melindungi kekayaan alam nasional.

“Keberhasilan ini merupakan bukti nyata kesiapsiagaan prajurit TNI AL untuk terus hadir di garda terdepan menjaga kedaulatan, menegakkan hukum, serta mengamankan kekayaan alam Indonesia,” ujarnya.

Sementara itu, Dankodaeral IV Laksda TNI Berkat Widjanarko menegaskan TNI AL akan terus memperkuat pengawasan laut, khususnya terhadap aktivitas penyelundupan minerba ilegal.

“Penggagalan ini merupakan bentuk komitmen TNI AL dalam melaksanakan perintah Presiden RI dan Panglima TNI bersama seluruh instansi terkait untuk menjaga kedaulatan negara dan melindungi sumber daya alam strategis nasional,” tegasnya.

Ia menambahkan, Kodaeral IV akan terus meningkatkan sinergi lintas instansi serta memperkuat pengawasan di wilayah perairan strategis Indonesia guna mencegah aktivitas ilegal yang merugikan negara dan membahayakan lingkungan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Polisi Jambi Tangkap Tiga Pelaku Pembobol Pipa Pertamina
    percayalah pencurian tidak akan terjadi kalau biaya hidup ...
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Megapolitan
Wakil Wali Kota Bekasi Duku...

Karhutla Gunung Ciremai Mulai Terkendali

53 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Daerah
Karhutla Gunung Ciremai Mul...

TPA Rawa Kucing Terbakar Lagi

1 jam lalu | Ilham Sudrajat

Megapolitan
TPA Rawa Kucing Terbakar Lagi
Nasional
BMKG: Siklon Champi Ubah Ar...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
MotoGP Australia di Phillip Island Dibatalkan akibat Cuaca Buruk, Marquez Gagal Perlebar Keunggulan

MotoGP Australia di Phillip Island Dibatalkan akibat Cuaca Buruk, Marquez Gagal Perlebar Keunggulan

25 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.