IKAL-Lemhannas: Tangkal Ideologi Transnasional, Wawasan Kebangsaan Generasi Muda Harus Diperkuat

Rabu, 27 Mei 2026, 12:10 WIB

JAKARTA-Dewan Pengurus Pusat Ikatan Keluarga Alumni Lemhannas RI (DPP IKAL-Lemhannas) menyoroti khusus masalah ideologi transnasional yang bisa merusak masa depan generasi muda. Karena itu wawasan kebangsaan kaum muda harus diperkuta. Poin itu disampaikan seiring dengan pelantikan DPP IKAL-Lemhannas periode 2026–2031 di Gedung Lemhannas, Senin (18/5). 

Pelantikan ini menjadi titik awal konsolidasi internal organisasi yang beranggotakan sekitar 60 pengurus, sebelum menjalankan agenda besar untuk mendukung pembangunan nasional.

Ket. Foto: Sejumlah pengurus Dewan Pengurus Pusat Ikatan Keluarga Alumni Lemhannas RI (DPP IKAL-Lemhannas) saat pelantikan DPP IKAL-Lemhannas periode 2026–2031 di Gedung Lemhannas, Jakarta, Senin (18/5) — Sumber: istimewa

Ketua Umum DPP IKAL-Lemhannas Prof. Ir. Purnomo Yusgiantoro mengatakan penguatan internal menjadi prioritas agar organisasi solid dalam menjalankan peran strategisnya.

Momentum ini juga disambut Ketua Bidang Informasi DPP IKAL-Lemhannas 2026–2031, DR. Capt. Marcellus Hakeng Jayawibawa. Menurutnya, pelantikan bukan sekadar agenda organisasi, melainkan langkah memperkuat kontribusi alumni Lemhannas dalam menjaga ketahanan bangsa di tengah dinamika geopolitik global.

“Bangsa ini butuh pemimpin dengan visi kebangsaan yang kuat, yang mampu menjaga arah pembangunan agar tetap berpijak pada kepentingan rakyat dan cita-cita bangsa. Peran alumni Lemhannas penting untuk memastikan itu terjadi,” ujar Capt. Hakeng di Jakarta, Kamis (27/5).

Ia menekankan Lemhannas RI sejak awal dirancang sebagai lembaga strategis pencetak kader pemimpin lintas sektor dengan wawasan geopolitik, kebangsaan, dan ketahanan nasional. 

“Dari Lemhannas lahir cara pandang strategis yang menempatkan persatuan nasional, wawasan nusantara, dan ketahanan nasional sebagai fondasi negara,” katanya.

Perkuat Daerah dan Sentuh Generasi Muda

Capt. Hakeng menilai penguatan daerah melalui DPD dan koordinator regional penting agar pembangunan tidak lagi terpusat. Setiap wilayah punya tantangan berbeda, sehingga pemberdayaan daerah menjadi bagian dari ketahanan nasional.

Dalam konteks kebangsaan, ia menyoroti tantangan identitas yang dihadapi generasi muda akibat derasnya arus globalisasi dan ideologi transnasional. Karena itu, IKAL-Lemhannas berencana bekerja sama dengan sejumlah kementerian untuk memperkuat sosialisasi wawasan kebangsaan dan wawasan nasional.

“Arus informasi global membuat tantangan kebangsaan makin kompleks. Nilai-nilai kebangsaan harus terus diperkuat dengan cara yang adaptif dan menyentuh anak muda,” ujarnya.

*Dukung Hilirisasi dan Pusat Kajian Strategis*

Capt. Hakeng juga menyampaikan dukungan IKAL-Lemhannas terhadap program hilirisasi nasional yang menjadi agenda prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Menurutnya, hilirisasi penting untuk meningkatkan nilai tambah sumber daya, memperkuat kemandirian ekonomi, dan menciptakan lapangan kerja.

“Hilirisasi bukan hanya soal energi dan tambang. Sektor pertanian, pangan, dan industri lain juga harus didorong agar Indonesia tidak terus bergantung pada ekspor bahan mentah,” katanya.

Untuk memperkuat kontribusi pemikiran, IKAL-Lemhannas mengembangkan IKAL Strategic Center sebagai think tank yang memberikan rekomendasi kebijakan berbasis kepentingan nasional. 

“Dunia berubah cepat. Indonesia butuh pusat kajian yang bisa membaca tantangan geopolitik, energi, pangan, hingga teknologi dan AI, lalu memberi masukan konkret bagi pemerintah,” tutup Capt. Hakeng.

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: Erik, Fredrikus Wolgabrink Sabini

Berita Terbaru

Pemprov DKI Boyong 23 UMKM Binaan ke Pameran CISMEF 2026 di Guangzhou Tiongkok

Mau Tahu Rahasia Kecantikan Kulit dan Rambut Korea, Saksikan di BXc 2 pada 27 Agustus Mendatang

Aplikasi GoPay Hadirkan Fitur DBL Indonesia, Meriahkan Kompetisi Basket Pelajar se-Indonesia

Wujud Kepedulian BUMN, TelkomGroup Salurkan Bantuan Rp1,3 Miliar untuk Korban Gempa NTT

Resmikan Jaksinema Pasar Rumput, Wagub Rano Minta Bioskop Mini Rp15 Ribu di Tiap Rusun

Debt Collector Paksa Masuk ke Dalam Mobil, Piting Leher dan Ancam Pengemudi

TNI-Polri Bongkar Arena Judi Sabung Ayam di Gowa, Tidak Ada Orang di Lokasi

Dinsos Tanjungpinang Buka Ruang Bagi Warga untuk Perubahan Desil

Sudah 2 Hari Juanda Belum Ditemukan Akibat Terseret Arus saat Kemping di Pantai

DPR Sebut RUU Perampasan Aset Disusun dengan Hati-hati

Atasi Kebakaran Gambut di Kalimantan Barat, Wamen LH Diaz Hendropriyono Dorong Swasta Bangun Sekat Kanal

Resmikan RS Toto Tentrem, Gubernur Pramono Dorong Penguatan Layanan Stem Cell Jakarta

Apakah Rambut Botak Bisa Tumbuh Lagi? Kenali Tandanya

Sukhoi TNI AU Tergelincir di Lanud Hasanuddin Hingga Area Rumput Dekat Jalan Makassar-Maros

LRT Jakarta Pasang Tarif Promo Rp5.000! Rute Velodrome-Manggarai Siap Diresmikan

Cetak Sejarah di Paris! AG.AL Juara Club Champion EWC 2026, Kantongi Hadiah Rp110 Miliar

Paket Pernikahan Elegan di Pusat Jakarta! Mangkuluhur ARTOTEL Suites Buka Harga Mulai Rp25 Juta

Agrowisata Petik Anggur Kini Jadi Tren Wisata Baru di Kepulauan Riau

Mendagri: Korban Gempa NTT Bisa Cetak Ulang Dokumen KTP, KK, hingga BPKB Secara Gratis

BMKG: 6.409 Gempa Bumi Susulan Guncang Flores

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.