Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Guncang Dominasi AS, Tiongkok Luncurkan Misi Berawak Shenzhou-23 ke Tiangong

📅 Senin, 25 Mei 2026, 15:43 WIB | Oleh:
Guncang Dominasi AS, Tiongkok Luncurkan Misi Berawak Shenzhou-23 ke Tiangong Doc: AFP/CN-STR

TOKYO - Tiongkok meluncurkan pesawat antariksa berawak Shenzhou-23 pada Minggu (25/5) malam, dengan target agar salah satu astronot tidak lagi menjalankan misi enam bulan seperti biasa melainkan satu tahun penuh, di tengah berlanjutnya persaingan dengan Amerika Serikat.

Roket Long March 2F yang membawa tiga astronot dalam pesawat tersebut lepas landas dari Pusat Peluncuran Satelit Jiuquan di Provinsi Gansu, Tiongkok barat laut.

Misi Shenzhou-23 juga mencatat keikutsertaan warga Hong Kong pertama dalam misi antariksa nasional Tiongkok. Lai Ka-ying, seorang spesialis muatan, menjadi perempuan keempat Tiongkok yang pergi ke luar angkasa.

Menurut otoritas Hong Kong, Lai merupakan seorang kepala polisi di kepolisian wilayah semi-otonom tersebut serta ahli forensik komputer.

Media pemerintah Tiongkok, Sabtu (23/5) melaporkan bahwa kru akan menjalankan lebih dari 100 proyek penelitian ilmiah dan eksperimen aplikasi di berbagai bidang, termasuk ilmu hayati, kedokteran kedirgantaraan, dan teknologi dirgantara baru.

Sebagai bagian dari peningkatan kemampuan antariksa Tiongkok dan komitmennya terhadap keberadaan manusia jangka panjang di luar angkasa, salah satu dari tiga anggota kru diperkirakan akan menjalani eksperimen tinggal di orbit selama satu tahun di stasiun luar angkasa Tiangong.

Sejak penyelesaian pembangunan stasiun luar angkasa tersebut pada 2022, para kru dalam misi sebelumnya hanya menjalani masa tugas selama enam bulan.

Peluncuran Shenzhou-23 berlangsung ketika Tiongkok dan Amerika Serikat sama-sama menargetkan pendaratan astronot di Bulan dalam beberapa tahun mendatang.

Pada April lalu, misi Artemis II milik NASA menandai penerbangan berawak mengelilingi Bulan pertama dalam lebih dari lima dekade setelah melakukan perjalanan manusia terjauh dari Bumi dalam sejarah.

Badan Antariksa Berawak Tiongkok menargetkan pendaratan manusia pertama di Bulan pada 2030, sementara NASA berupaya membangun kehadiran manusia permanen di dan sekitar Bulan dalam dekade mendatang.

Bulan lalu, Tiongkok juga mengumumkan bahwa dua astronot Pakistan telah dipilih untuk menjalani pelatihan bagi misi ke stasiun luar angkasa Tiangong pada akhir tahun ini.

Menurut media pemerintah, setelah menyelesaikan seluruh pelatihan dan evaluasi, salah satu dari mereka akan menjadi astronot asing pertama yang bertugas di stasiun luar angkasa Tiongkok. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Wisata
Prosesi adat kansoda'a di W...
Ekonomi
Neraca perdagangan Indonesi...
Nasional
Presiden Prabowo lantik Wan...
Olahraga
Fitriani/Fadona melaju ke f...
Rona
7 Drama Korea Baru Wajib Di...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.