Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tanggul Sungai Godo yang Jebol Memperparah Banjir di Pati

📅 Minggu, 24 Mei 2026, 23:13 WIB | Oleh: Tim Penulis
Tanggul Sungai Godo yang Jebol Memperparah Banjir di Pati Doc: Antara
Ket. Arsip - Luapan air berwarna merah pada banjir yang terjadi di sebagian wilayah Kota Solo, Jawa Tengah, Rabu (15/4/2026).

Jakarta - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan tanggul Sungai Godo yang jebol akibat tidak mampu menahan peningkatan debit air pascahujan lebat memperparah dampak banjir yang merendam permukiman warga di Kabupaten Pati, Jawa Tengah.

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari dalam keterangan di Jakarta, Minggu, mengatakan bahwa bencana hidrometeorologi tersebut melanda wilayah Desa Tanjunganom, Kecamatan Gabus, Pati sejak Sabtu (23/5) dini hari.

"Peristiwa ini dipicu oleh intensitas hujan yang tinggi di wilayah tersebut. Akibatnya, aliran Sungai Godo meluap dan menyebabkan tanggul jebol hingga air merendam wilayah permukiman penduduk," kata dia.

Abdul menjelaskan bahwa dampak luapan banjir tersebut dirasakan langsung oleh sedikitnya 50 kepala keluarga (KK) serta menggenangi 50 unit rumah tinggal warga setempat. Kondisi ini sempat melumpuhkan dan mengganggu aktivitas serta mobilitas harian masyarakat di desa itu.

Direktorat Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BNPB memastikan tim reaksi cepat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pati bersama tim gabungan sudah diterjunkan ke lokasi untuk melakukan kaji cepat, pemantauan debit air sungai secara berkala, serta berkoordinasi intensif dengan aparat desa setempat.

Kondisi genangan banjir di wilayah Desa Tanjunganom dilaporkan sudah berangsur surut setidaknya berdasarkan visual pembaruan data yang dihimpun Direktorat Pusat Pengendalian Operasi BNPB.

Meski demikian, menurut Abdul, warga di sekitar aliran sungai diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem susulan yang dapat memicu kenaikan debit air secara tiba-tiba.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Apakah Ada yang Tahu Apa Itu Jelekongism

2 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Apakah Ada yang Tahu Apa It...

Pelatih PSS: Banyak Sekali yang Harus Dibenahi

3 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pelatih PSS: Banyak Sekali ...
Olahraga
Marc Marquez Juara Sprint M...
Olahraga
Sinner Mundur dari Shanghai...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.