Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemprov DKI Ingatkan Warga Tak 'Panic Buying' Terkait Kenaikan Harga Pangan

📅 Minggu, 24 Mei 2026, 10:35 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemprov DKI Ingatkan Warga Tak 'Panic Buying' Terkait Kenaikan Harga Pangan Doc: ANTARA
Ket. Pedagang cabai dan bawang sedang menata dagangannya di Pasar Jatinegara, Jakarta Timur, Sabtu (7/2/2026).

JAKARTA – Staf Khusus Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta bidang Komunikasi Publik, Chico Hakim, mengimbau agar masyarakat tidak "panic buying" di tengah kenaikan harga pangan menjelang Idul Adha 1447 Hijriah.

“Masyarakat diimbau berbelanja secara bijak dan tidak panic buying. Kami berkomitmen menjaga inflasi pangan tetap terkendali demi kesejahteraan warga Jakarta,” ujar Chico, di Jakarta, Minggu (24/5).

Chico mengatakan, Pemprov DKI Jakarta terus berkoordinasi dengan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dan Badan Pangan Nasional (Bapanas) untuk menjaga kestabilan secara keseluruhan.

Menurut Chico kenaikan harga pangan disebabkan karena meningkatnya permintaan menjelang Idul Adha. Penyebab lainnya adalah terjadinya curah hujan yang tinggi. Chico menjelaskan, curah hujan yang masih tinggi menyebabkan penurunan produksi dan kualitas panen hortikultura seperti cabai, bawang merah, bawang putih.

Untuk mengatasi hal tersebut, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta melakukan beberapa langkah konkret.

Salah satunya adalah melakukan pemantauan rutin dan intensif harga pangan strategis di pasar tradisional, baik secara langsung maupun melalui aplikasi Informasi Harga Pangan Jakarta (IPJ).

Dinas KPKP DKI Jakarta juga berkoordinasi dengan pemangku kepentingan (produsen, distributor, BUMD seperti Perumda Dharma Jaya, dan pemerintah pusat) untuk memastikan pasokan tetap lancar.

Kemudian, intervensi pasar pun dilakukan jika diperlukan, termasuk distribusi pangan bersubsidi dan pasar murah bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

“Khusus untuk hewan kurban, Pemprov menjamin ketersediaan stok melalui persiapan awal oleh Dharma Jaya (target ribuan ekor sapi) agar harga tetap terkendali dan tidak ada lonjakan berlebih,” kata Chico.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Halaman Rubrik
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
Nasional
Jadwal TKA untuk Jenjang SM...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.