Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Mewaspadai Cuaca Ekstrem di Selat Bali

📅 Minggu, 24 Mei 2026, 22:57 WIB | Oleh: Tim Penulis
Mewaspadai Cuaca Ekstrem di Selat Bali Doc: Antara

Jembrana, Bali - PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) menyatakan mewaspadai cuaca ekstrem di Selat Bali yang menghubungkan Pelabuhan Gilimanuk di  Kabupaten Jembrana, Bali dengan Pelabuhan Ketapang di Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur.

"Perubahan kondisi cuaca di Selat Bali berdampak pada penyesuaian operasional kapal, terutama saat proses manuver sandar dan bongkar muat yang harus dilakukan lebih hati-hati," kata Corporate Secretary PT ASDP Indonesia Ferry Windy Andale di Jembrana, Minggu.

Situasi itu, kata dia, menyebabkan antrean kendaraan di sejumlah titik di sekitar pelabuhan.

Namun pihaknya memastikan penanganan dilakukan cepat dan terukur agar arus kendaraan tetap bergerak.

Pihaknya memahami adanya peningkatan waktu tunggu masuk kapal yang menjadi perhatian pengguna jasa, namun dalam kondisi cuaca yang dinamis seluruh proses pelayanan harus dilakukan dengan prinsip kehati-hatian.

"Keselamatan tidak bisa dikompromikan dan menjadi prioritas utama dalam setiap perjalanan penyeberangan,” katanya.

Terkait kesiapan menghadapi libur Hari Raya Idul Adha, menyusul insiden dua kapal kandas di lintasan Ketapang–Gilimanuk beberapa waktu lalu, menurut dia ASDP melakukan evaluasi operasional bersama regulator dan seluruh pemangku kepentingan.

Evaluasi itu, kata dia, mencakup penguatan prosedur keselamatan pelayaran, pengaturan pola operasi kapal, hingga kesiapsiagaan petugas lapangan.

Untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan, kantong parkir di Bulusan yang mampu menampung 400 unit truk akan dimaksimalkan.

"Pada titik-titik krusial juga akan ditempatkan petugas untuk memastikan arus kendaraan tetap bergerak dan tidak mengalami stagnasi panjang," katanya.

Selain itu, menurut dia, akan ada tambahan armada kapal yaitu KMP Rodhita yang memiliki kapasitas angkut hingga 58 unit kendaraan kecil atau sekitar 30 unit kendaraan campuran.

General Manager PT ASDP indonesia Ferry Ketapang Arief Eko Kurniansjah mengatakan fokus utama di lapangan adalah menjaga kelancaran distribusi kendaraan secara bertahap dan tertib.

“Meski ada antrean, kendaraan harus tetap bergerak. Itu yang paling penting. Karena itu kami memastikan seluruh pola pengaturan kendaraan berjalan terkoordinasi sehingga kepadatan di area pelabuhan tetap terkendali,” katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Halaman Rubrik
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
Olahraga
Janice/Hunter Melaju ke Fin...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.