Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Magetan Tancap Gas Kejar Swasembada Gula Nasional

📅 Minggu, 24 Mei 2026, 11:50 WIB | Oleh: Tim Penulis
Magetan Tancap Gas Kejar Swasembada Gula Nasional Doc: Pemkab Magetan
Ket. Kegiatan tanam perdana bongkar ratoon tebu di wilayah Desa Kledokan, Kecamatan Bendo, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, Sabtu (23/5/2026).

MAGETAN - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan mendukung penuh program percepatan swasembada gula nasional dengan melakukan bongkar ratoon dan pengembangan areal tebu melalui inovasi teknik budi daya di Desa Kledokan, Kecamatan Bendo, Magetan, Jawa Timur.

Kegiatan tanam perdana tebu bongkar ratoon di Magetan tersebut dilakukan secara hibrida yang dipusatkan di Kabupaten Kediri dan dihadiri langsung oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.

"Hari ini kita tanam perdana bongkar ratoon, khususnya yang ada di Kabupaten Magetan. Dari target 1.500 hektare tahun ini, terwujud 1.000 hektare. Mudah-mudahan tahun depan bisa memenuhi target 1.500 hektare tersebut," ujar Bupati Magetan Nanik Endang saat kegiatan di Magetan, Sabtu (23/5).

Menurut dia, program bongkar ratoon merupakan bagian dari upaya sinergisitas antara pemerintah pusat, provinsi, dan daerah untuk memperkuat ketahanan pangan, khususnya komoditas gula dalam upaya mengurangi ketergantungan pada impor.

Pemerintah Kabupaten Magetan melalui dinas terkait akan terus melakukan pendampingan kepada para petani tebu agar target produksi nasional dapat tercapai melalui efisiensi lahan dan penggunaan bibit unggul.

Bupati Nanik menyatakan melalui Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, Perkebunan, dan Ketahanan Pangan (DTPHPKP) Kabupaten Magetan, pemkab setempat mengenalkan inovasi budidaya tebu varietas Panjalu yang dinilai tahan kekeringan dan minim bulu. Varietas itu juga menghasilkan banyak anakan dan produktivitas tinggi.

Direktur Operasional PT Sinergi Gula Nusantara (SGN) Aris Toharisman menyambut baik semangat petani tebu di Magetan dalam mendukung percepatan swasembada tebu nasional.

"Terima kasih kepada pemerintah, khususnya pada Kementerian Pertanian dan Menteri Pertanian, karena Jawa Timur tahun ini mendapatkan program hilirisasi berupa bentuk bongkar ratoon tebu seluas 56 ribu hektare. Dari jumlah itu, Kabupaten Magetan tahun ini bisa mendukung seluas 1.000 hektare," kata Aris.

Ia menilai Magetan memiliki potensi besar untuk mendukung swasembada komoditas gula nasional. Hal itu selain keberadaan lahan tebu yang totalnya mencapai 6.200 hektare dan petani tebu yang mumpuni, juga didukung dengan adanya banyak pabrik gula di wilayah setempat.

"Kabupaten Magetan sangat potensial untuk pengembangan karena di sini ada beberapa pabrik gula, baik SGN, RNI, dan swasta yang semuanya itu perlu didukung bahan baku untuk peningkatan produksi gula secara nasional," katanya.

Pihaknya menambahkan bahwa tanam perdana itu bukan hanya simbol dimulainya musim tanam baru, tetapi juga wujud semangat kolaborasi antara pemerintah pusat, daerah, industri gula, dan petani tebu dalam mendukung program swasembada gula nasional.Dengan peremajaan tanaman tebu dan pengelolaan lahan yang lebih optimal, produktivitas diharapkan meningkat sehingga swasembada gula nasional dapat terwujud.

Sementara, melalui kegiatan tanam perdana tersebut, Pemerintah Kabupaten Magetan juga berharap semangat dan produktivitas petani tebu di Magetan terus meningkat, demikian juga untuk tingkat kesejahteraan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
Daerah
Delapan Kabupaten Berikut M...
Olahraga
FIFA Asean Cup, Polisi Mula...

Penataan pedestrian Kota Bekasi

1 jam lalu | Wahyu AP

Megapolitan
Penataan pedestrian Kota Be...
Daerah
Kasus Korupsi Perjalanan Di...
Ekonomi
Peningkatan produksi bahan ...
Luar Negeri
Banyak Wisatawan Tiongkok P...
Daerah
Pemakaman ABK Arupadhatu 1 ...
Advertisement
Asian Games Jepang Disorot: Akomodasi Kacau, Transportasi Dikeluhkan Kontingen

Asian Games Jepang Disorot: Akomodasi Kacau, Transportasi Dikeluhkan Kontingen

25 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.