Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

KemenPPPA Dorong Kaum Perempuan Perkuat Ketahanan Pangan Desa

📅 Minggu, 24 Mei 2026, 18:20 WIB | Oleh:
KemenPPPA Dorong Kaum Perempuan Perkuat Ketahanan Pangan Desa Doc: Dok Humas Kementerian PPPA
Ket. Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Veronica Tan (tengah)

JAKARTA - Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan (KemenPPPA) mendorong perempuan menjadi penggerak pembangunan berkelanjutan melalui penguatan ketahanan pangan desa. Perempuan juga dinilai perlu memperoleh ruang lebih besar dalam pembangunan serta pengambilan keputusan tingkat desa.

“Perempuan selama ini berperan besar menjaga lingkungan, mengelola pangan lokal, serta menopang ekonomi keluarga. Namun kontribusi perempuan tersebut hingga kini masih belum mendapatkan pengakuan memadai dalam proses pembangunan,” kata Wamen PPPA Veronica Tan dalam keterangannya, Minggu (24/5).

Ia menilai perempuan tidak boleh hanya menjadi penerima manfaat pembangunan. Menurut dia, perempuan juga harus dilibatkan dalam penyusunan kebijakan dan program pemerintah di desa.

Karena itu, Kementerian PPPA mendorong penguatan partisipasi perempuan dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) melalui kebijakan afirmatif. “Perempuan daerah menjaga pangan, pertanian, dan tradisi lokal, namun akses ekonomi serta pengambilan keputusan masih terbatas,” kata dia.

Dalam kesempatan tersebut, Veronica juga memperkenalkan program Kebun Pangan Lokal Perempuan yang dikembangkan Kementerian PPPA bersama sejumlah mitra. Program itu bertujuan memperkuat ketahanan pangan keluarga sekaligus meningkatkan kemandirian ekonomi perempuan melalui pengelolaan potensi pangan lokal.

“Program Kebun Pangan Lokal Perempuan memperkuat kapasitas perempuan melalui edukasi, perlindungan hukum, serta ketahanan keluarga. Program itu juga mendorong perempuan berdaya secara ekonomi, sosial, dan lebih percaya diri dalam kehidupan bermasyarakat,” ujar dia.

Veronica menyoroti perempuan menjadi kelompok paling terdampak bencana, namun tetap tangguh menjaga keluarga dan komunitas sekitar. Ia berharap praktik baik komunitas perempuan menjadi masukan penyusunan kebijakan pembangunan yang inklusif dan berkeadilan nasional.

“Penguatan komunitas perempuan mampu menciptakan desa mandiri, lestari, serta memiliki ketahanan sosial ekonomi lebih kuat. Komunitas perempuan berperan penting menjaga keberlanjutan pembangunan dan memperkuat kesejahteraan masyarakat desa secara berkelanjutan,” ujar dia. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Serius Ada Cadangan Beras 4,8 Juta Ton? Kok Beras Tetap Mahal

52 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Nasional
Serius Ada Cadangan Beras 4...

Tak Dijamin JKN, Bisa Masuk Program Berani

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Tak Dijamin JKN, Bisa Masuk...

Kasus Kapal Virgo, Empat Tersangka Ditetapkan

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Kasus Kapal Virgo, Empat Te...
Advertisement
Jakarta World Cinema 2026 Siap Digelar, Hadirkan 207 Film dari 69 Negara

Jakarta World Cinema 2026 Siap Digelar, Hadirkan 207 Film dari 69 Negara

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.