Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gerakan Menanam Tebu Terus Diperluas Pemkab Magetan

4 Minggu, 24 Mei 2026, 07:50 WIB | Oleh:
Gerakan Menanam Tebu Terus Diperluas Pemkab Magetan Gerakan Menanam Tebu Terus Diperluas Pemkab Magetan Doc: ist
Ket. lahan tebu

MAGETAN – Demi menuju swasembaga gula, areal tanam tebu terus diperluas oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan. Selain itu juga melalui inovasi teknik budi daya tebu.

Kegiatan tanam perdana tebu bongkar ratoon di Magetan tersebut dilakukan secara hibrida yang dipusatkan di Kabupaten Kediri dan dihadiri langsung oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.

"Hari ini kita tanam perdana bongkar ratoon, khususnya yang ada di Kabupaten Magetan. Dari target 1.500 hektare tahun ini, terwujud 1.000 hektare. Mudah-mudahan tahun depan bisa memenuhi target 1.500 hektare tersebut," ujar Bupati Magetan Nanik Endang saat kegiatan di Magetan, Sabtu.

Menurut dia, program bongkar ratoon merupakan bagian dari upaya sinergisitas antara pemerintah pusat, provinsi, dan daerah untuk memperkuat ketahanan pangan, khususnya komoditas gula dalam upaya mengurangi ketergantungan pada impor.

Pemerintah Kabupaten Magetan melalui dinas terkait akan terus melakukan pendampingan kepada para petani tebu agar target produksi nasional dapat tercapai melalui efisiensi lahan dan penggunaan bibit unggul.

Bupati Nanik menyatakan melalui Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, Perkebunan, dan Ketahanan Pangan (DTPHPKP) Kabupaten Magetan, pemkab setempat mengenalkan inovasi budidaya tebu varietas Panjalu yang dinilai tahan kekeringan dan minim bulu. Varietas itu juga menghasilkan banyak anakan dan produktivitas tinggi.

Direktur Operasional PT Sinergi Gula Nusantara (SGN) Aris Toharisman menyambut baik semangat petani tebu di Magetan dalam mendukung percepatan swasembada tebu nasional.

"Terima kasih kepada pemerintah, khususnya pada Kementerian Pertanian dan Menteri Pertanian, karena Jawa Timur tahun ini mendapatkan program hilirisasi berupa bentuk bongkar ratoon tebu seluas 56 ribu hektare. Dari jumlah itu, Kabupaten Magetan tahun ini bisa mendukung seluas 1.000 hektare," kata Aris.

Ia menilai Magetan memiliki potensi besar untuk mendukung swasembada komoditas gula nasional. Hal itu selain keberadaan lahan tebu yang totalnya mencapai 6.200 hektare dan petani tebu yang mumpuni, juga didukung dengan adanya banyak pabrik gula di wilayah setempat.

"Kabupaten Magetan sangat potensial untuk pengembangan karena di sini ada beberapa pabrik gula, baik SGN, RNI, dan swasta yang semuanya itu perlu didukung bahan baku untuk peningkatan produksi gula secara nasional," katanya.

Pihaknya menambahkan bahwa tanam perdana itu bukan hanya simbol dimulainya musim tanam baru, tetapi juga wujud semangat kolaborasi antara pemerintah pusat, daerah, industri gula, dan petani tebu dalam mendukung program swasembada gula nasional.

Dengan peremajaan tanaman tebu dan pengelolaan lahan yang lebih optimal, produktivitas diharapkan meningkat sehingga swasembada gula nasional dapat terwujud.

Sementara, melalui kegiatan tanam perdana tersebut, Pemerintah Kabupaten Magetan juga berharap semangat dan produktivitas petani tebu di Magetan terus meningkat, demikian juga untuk tingkat kesejahteraan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Andrea Bocelli Bikin Jakarta Terpukau! Konser Romanza Hadirkan Malam Penuh Keajaiban
    Salut banget dengan konser Andrea Bocelli sangat mengharumkan ...
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta

TNI dan BMKG Semai 2,8 Ton Garam di Kalimantan.

23 menit yang lalu | Yebdi Trismar

Nasional
TNI dan BMKG Semai 2,8 Ton ...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Anggota DPR: Penyadapan ke Presiden Kasus Luar Biasa, Polri Harus Ungkap Siapa Aktor Utamanya

Anggota DPR: Penyadapan ke Presiden Kasus Luar Biasa, Polri Harus Ungkap Siapa Aktor Utamanya

04 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.