Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Trump Lantik Kevin Warsh Jadi Ketua The Fed Gantikan Jerome Powell

📅 Sabtu, 23 Mei 2026, 13:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Trump Lantik Kevin Warsh Jadi Ketua The Fed Gantikan Jerome Powell Doc: AP
Ket. Hakim Mahkamah Agung Clarence Thomas membacakan sumpah saat pelantikan Kevin Warsh, kiri, sebagai Ketua Federal Reserve di Ruang Timur Gedung Putih, Jumat, 22 Mei 2026, di Washington, sementara istri Warsh, Jane Lauder, menyaksikan.

TOKYO - Presiden Amerika Serikat Donald Trump melantik Kevin Warsh, Jumat (22/5), sebagai ketua Federal Reserve System (Bank Sentral AS) di tengah meningkatnya inflasi akibat perang yang masih berlangsung melawan Iran.

Pelantikan Warsh itu membuat peluang penurunan suku bunga dalam waktu dekat, seperti yang diinginkan Trump, menjadi semakin kecil.

Penunjukan Warsh untuk menjabat selama empat tahun di pucuk pimpinan bank sentral paling berpengaruh di dunia itu secara luas dinilai sebagai keinginan Trump mengubah kebijakan moneter AS.

Namun, dengan banyak investor yang kini memprediksi suku bunga naik tahun ini akibat meningkatnya biaya, Warsh menghadapi tugas berat untuk mengarahkan The Fed memenuhi mandat ganda, yakni menjaga stabilitas harga serta mendorong lapangan kerja secara maksimal.

"Ketika kami mengejar tujuan itu dengan kebijaksanaan dan kejelasan, independensi dan keteguhan, maka inflasi bisa lebih rendah, pertumbuhan lebih kuat, pendapatan riil lebih tinggi, dan Amerika bisa menjadi lebih makmur; serta yang tak kalah penting, posisi Amerika di dunia menjadi lebih aman," kata Warsh saat upacara pelantikan di Gedung Putih.

Guna menjalankan misi tersebut, Warsh berkomitmen akan memimpin Bank Sentral yang berorientasi pada reformasi, belajar dari keberhasilan dan kesalahan masa lalu, keluar dari kerangka dan model yang statis, serta menjunjung standar integritas dan kinerja yang jelas.

"Hari ini menandai kembalinya saya ke institusi yang benar-benar saya hargai," kata Warsh.

Pergantian kepemimpinan Bank Sentral itu terjadi saat AS masih berperang melawan Iran, yang dilancarkan sejak akhir Februari lalu, hingga mendorong harga energi melonjak dan memperumit prospek inflasi.

Warsh menggantikan Jerome Powell, yang berulang kali dikritik Trump karena tidak mengikuti seruannya untuk menurunkan biaya pinjaman.

Sejak memulai masa jabatan keduanya sebagai presiden pada Januari 2025, Trump terus menekan Powell agar memangkas biaya pinjaman, sementara muncul banyak kritik yang memperingatkan bahwa langkah tersebut dapat melemahkan independensi The Fed.

"Kami sangat beruntung memilikinya. Federal Reserve adalah pilar sistem keuangan dunia dan bank sentral paling penting di dunia. Saya ingin Kevin benar-benar independen. Saya ingin dia independen dan melakukan pekerjaan dengan sangat baik. Jangan melihat saya, jangan melihat siapa pun, lakukan saja pekerjaanmu sendiri dan lakukan dengan baik," kata Trump saat memperkenalkan Warsh dalam acara tersebut.

Dia menambahkan pemerintahannya ingin menekan kenaikan harga, tetapi tidak ingin menghentikan kejayaan Amerika.

"Itulah yang ingin dia (Warsh) lakukan. Dia ingin menciptakan pertumbuhan ekonomi yang positif," kata Trump.

Warsh pernah menjadi anggota The Fed pada 2006 saat dia berusia 35 tahun, menjadikan Warsh orang termuda yang pernah bertugas di Bank Sentral tersebut saat itu. Warsh menjadi anggota dewan The Fed hingga 2011.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Luar Negeri
Kenaikan Harga BBM Picu Aks...
Megapolitan
Pasar pangan murah menjangk...
Megapolitan
Trisakti Bantu Warga Duri K...

Hari Santri Nasional

1.5 jam yang lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...
Nasional
KPK Berharap Nusron Wahid K...
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.