Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gubernur Kalteng Minta Dewan Adat Dayak Proaktif dan Deteksi Dini Cegah Konflik

📅 Jumat, 22 Mei 2026, 16:58 WIB | Oleh:
Gubernur Kalteng Minta Dewan Adat Dayak Proaktif dan Deteksi Dini Cegah Konflik Doc: antara foto
Ket. Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) Agustiar Sabran

PALANGKA RAYA - Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) Agustiar Sabran meminta Dewan Adat Dayak (DAD) bersikap proaktif, bukan reaktif, dalam mendeteksi dini potensi konflik di masyarakat sebelum meluas.

"Hal ini merupakan satu dari tiga fokus utama yang harus menjadi ruh pergerakan DAD ke depan," kata Agustiar saat pelantikan kepengurusan DAD dan Barisan Pertahanan Masyarakat Adat Dayak (Batamad) kabupaten/kota di Kalimantan Tengah serta Lembaga Bantuan Hukum DAD, di Palangka Raya, Jumat (22/5).

Dia menekankan dalam penyelesaian perselisihan, dialog dan musyawarah tetap harus dikedepankan, dengan kelembagaan adat hadir sebagai jembatan yang netral, adil dan terpercaya.

Kemudian fokus kedua adalah penguatan kearifan lokal sebagai bagian dari instrumen hukum, moral dan pendidikan.

"Falsafah Huma Betang yang mengandung nilai kebersamaan, toleransi dan gotong royong harus terus diwujudkan," katanya. 

Gubernur pun meminta DAD turut membantu memastikan pembangunan ekonomi dan investasi yang masuk ke Kalimantan Tengah, tetap berjalan selaras dengan penghormatan terhadap hak-hak adat dan pelestarian budaya lokal.

Selain itu, perhatian terhadap generasi muda juga menjadi hal penting, salah satunya melalui dorongan penerapan muatan lokal dengan berbahasa Dayak di sekolah-sekolah, sebagai langkah konkret menjaga keberlangsungan Bahasa Dayak agar tetap hidup dan lestari.

Ketiga, DAD diminta terus berperan sebagai mitra strategis pemerintah daerah dan aparat keamanan dengan mengedepankan prinsip koordinasi, komunikasi dan kolaborasi.

"Sinergi tidak hanya dilakukan dengan pemerintah daerah, tetapi juga bersama Forkopimda, para pemangku kepentingan, dan swasta dalam menjaga harkat dan martabat masyarakat adat Dayak, melestarikan adat istiadat, serta menjaga keamanan dan ketertiban di Kalteng," ucapnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.