Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Istana Kerajaan Tailan: Kondisi Putri Bajrakitiyabha Mahidol Memburuk

📅 Kamis, 21 Mei 2026, 17:10 WIB | Oleh:
Istana Kerajaan Tailan: Kondisi Putri Bajrakitiyabha Mahidol Memburuk Doc: unodc.org
Ket. Putri Bajrakitiyabha Mahidol

BANGKOK – Pihak istana Kerajaan Tailan pada Kamis (21/5) menyatakan bahwa kondisi kesehatan Putri Bajrakitiyabha Mahidol yang telah dirawat di rumah sakit selama lebih dari tiga tahun, memburuk.

Putri Bajrakitiyabha Mahidol, putri sulung raja, jatuh sakit selama sesi pelatihan anjing militer pada Desember 2022 dan tetap dirawat di rumah sakit sejak saat itu. Ia menderita infeksi darah parah dan fungsi paru-paru serta ginjalnya ditopang oleh alat-alat medis dan obat-obatan, demikian pernyataan istana sebelumnya.

Kantor Rumah Tangga Kerajaan menyatakan dalam sebuah pernyataan pada Kamis bahwa sang putri mengalami infeksi perut akibat peradangan usus besar dan mengalami tanda-tanda vital yang tidak stabil, tekanan darah rendah, detak jantung tidak teratur, dan pembekuan darah yang abnormal.

Pihak istana menambahkan bahwa Bajrakitiyabha masih bergantung pada peralatan medis untuk mendukung fungsi paru-paru dan ginjalnya, serta obat-obatan.

"Kondisinya terus memburuk," demikian pernyataan dari istana seraya menambahkan bahwa infeksi tersebut telah menjadi tidak terkendali dan memengaruhi organ lain.

Dididik di Inggris, Amerika Serikat, dan Tailan, Putri Bajrakitiyabha memegang beberapa posisi di Perserikatan Bangsa-Bangsa dan berkampanye untuk perlakuan yang lebih baik terhadap perempuan di penjara.

Dikenal di Tailan sebagai Putri Bha, perempuan berusia 47 tahun ini adalah anak tunggal dari pernikahan pertama Raja Maha Vajiralongkorn.

Dia dianggap dekat dengan ayahnya, dan diangkat ke posisi senior dalam komando pengawal ayahnya setahun sebelum dirawat di rumah sakit.

Raja Maha Vajiralongkorn, 73 tahun, yang memiliki tujuh anak dari empat pernikahan, sejauh ini masih belum mengumumkan pewaris pilihannya, meskipun aturan suksesi lebih mengutamakan laki-laki. AFP/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.