Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemerintah Pusat Diminta Tambah Solar Subsidi Nelayan di Kabupaten Penajam

📅 Rabu, 20 Mei 2026, 12:58 WIB | Oleh:
Pemerintah Pusat Diminta Tambah Solar Subsidi Nelayan di Kabupaten Penajam Doc: antara foto
Ket. Nelayan di Kabupaten Penajam Paser Utara, Kaltim

PENAJAM PASER UTARA - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), berharap pemerintah pusat dapat menambah kuota bahan bakar minyak (BBM) jenis solar subsidi untuk kebutuhan melaut nelayan di kabupaten setempat.

"Tambahan alokasi solar subsidi untuk nelayan, agar kebutuhan BBM nelayan bisa lebih terpenuhi," ujar Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Penajam Paser Utara Andi Trasodiharto ketika ditanya mengenai kebutuhan solar nelayan di Penajam, Rabu (20/5).

Kuota solar subsidi untuk nelayan masih belum memenuhi dengan jumlah kapal yang beroperasi, lanjut dia, kendati distribusi sudah menjangkau sebagian besar nelayan.

Stasiun pengisian bahan bakar nelayan (SPBN) di Kabupaten Penajam Paser Utara baru ada di wilayah Kecamatan Penajam dan Desa Api-Api, Kecamatan Waru, dengan alokasi 10 ribu liter per pekan.

"Nelayan di wilayah lainnya yang belum ada SPBN mendapatkan solar subsidi dari stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU)," jelasnya.

Kapal nelayan berukuran kecil rata-rata membutuhkan kisaran 15 liter per hari, timpal dia lagi, untuk kapal nelayan berukuran besar dapat menghabiskan hingga 1.000 liter dalam 20 hari melaut.

Pada data Dinas Perikanan Kabupaten Penajam Paser Utara, tercatat jumlah kapal nelayan mencapai 2.505 unit, mulai dari kapal kecil hingga kapal berukuran besar, dengan rata-rata produksi lebih kurang 6.000 ton per tahun.

Kuota solar subsidi untuk nelayan Kabupaten Penajam Paser Utara sekitar 1.860 kiloliter per tahun, kata dia, belum mampu belum mampu mengakomodir seluruh kebutuhan BBM nelayan.

Pemerintah kabupaten mengusulkan penambahan kuota solar subsidi kepada pemerintah pusat, untuk memenuhi kebutuhan BBM nelayan melaut, demikian Andi Trasodiharto.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Olahraga
Sinner Mundur dari Shanghai...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.