Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Menkeu Optimistis Pertumbuhan Ekonomi Capai 6,5 Persen pada 2027

📅 Rabu, 20 Mei 2026, 18:38 WIB | Oleh:
Menkeu Optimistis Pertumbuhan Ekonomi Capai 6,5 Persen pada 2027 Doc: RRI/Sasa Haniyah
Ket. (Dari kiri) Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) Muhammad Qodari, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, dan Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Perkasa Roeslani dalam konferensi pers di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (20/5)

JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa optimistis pertumbuhan ekonomi Indonesia dapat mencapai 6,5 persen pada 2027. Ia menilai target tersebut realistis seiring mulai bergeraknya sektor swasta dan meningkatnya aktivitas investasi.

Menurut dia, pemerintah juga mendorong pertumbuhan ekonomi tahun ini mendekati enam persen. Purbaya menilai peluang mencapai target pertumbuhan yang lebih tinggi pada tahun depan masih terbuka.

“Sekarang saja tahun ini kita dorong mendekati 6 persen. Jadi peluangnya besar sekali,” kata Purbaya di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (20/5).

Purbaya berharap aktivitas investasi dan ekspansi usaha swasta pada tahun depan dapat berjalan lebih baik. Menurutnya, sektor swasta menjadi salah satu faktor penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

Purbaya juga menilai pergerakan sektor swasta perlu didukung oleh berbagai kebijakan pemerintah. Ia mengatakan mesin pertumbuhan ekonomi dari sektor swasta mulai bergerak dan diharapkan semakin kuat pada tahun depan.

“Saya harap tahun depan mesin-mesin swastanya sudah berjalan lebih baik. Dibanding sekarang,” ujar Purbaya.

Purbaya mengatakan, pemerintah menetapkan asumsi nilai tukar rupiah pada kisaran Rp16.700 per dollar AS. Menurut dia, proyeksi tersebut dihitung menggunakan model ekonomi yang telah disiapkan pemerintah.

Purbaya juga menyebut pemerintah menyiapkan sejumlah langkah untuk memperkuat rupiah dalam jangka waktu tertentu. Ia optimistis kebijakan tersebut dapat mendukung stabilitas nilai tukar.

“Kalau saya diam saja, bertahan di level sekarang, kita kan sudah masuk ke bond market. Tapi ada langkah-langkah pemerintah yang membuat rupiah akan menguat dengan signifikan,” ucap Purbaya.

Purbaya mengatakan, mesin pertumbuhan sektor swasta mulai bergerak meski belum sepenuhnya optimal. Ia berharap aktivitas usaha dan investasi dapat tumbuh lebih cepat pada tahun depan.

Purbaya mengatakan pemerintah terus menyiapkan kebijakan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi nasional. Menurut dia, langkah tersebut diharapkan dapat menjaga aktivitas dunia usaha dan perekonomian domestik.

“Ini dengan mesin swasta yang baru mulai bergerak, belum penuh. Saya pikir tahun depan sudah bergerak lebih cepat,” ucap Purbaya.

Sebelumnya Presiden Prabowo Subianto menyampaikan Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM-PPKF) RAPBN 2027. Presiden menyebut target pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2027 berada pada kisaran 5,8 hingga 6,5 persen.

Presiden Prabowo mengatakan, target tersebut akan didukung kebijakan fiskal yang prudent dan berkelanjutan. Pemerintah juga menargetkan pertumbuhan ekonomi menuju delapan persen pada 2029.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...

Wamenkes Tegaskan Influenza A Tidak Berbahaya

16 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Nasional
Wamenkes Tegaskan Influenza...

Janice Tjen Melaju ke Babak Kedua China Open 2026

21 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Olahraga
Janice Tjen Melaju ke Babak...
Advertisement
Sangat Langka! Flora Jenis Baru Ditemukan di Lereng Semeru, Cuma Ada 12 Batang di Dunia

Sangat Langka! Flora Jenis Baru Ditemukan di Lereng Semeru, Cuma Ada 12 Batang di Dunia

30 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.