Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

KPK Sita Empat Kendaraan Milik Bupati Nonaktif Ponorogo

📅 Rabu, 20 Mei 2026, 14:45 WIB | Oleh:
KPK Sita Empat Kendaraan Milik Bupati Nonaktif Ponorogo Doc: Humas KPK

JAKARTA — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita empat unit mobil saat menggeledah rumah Bupati nonaktif Ponorogo, Sugiri Sancoko. Penggeledahan berlangsung di Desa Bajang, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, Selasa (19/5).

Jubir KPK, Budi Prasetyo, mengatakan empat kendaraan yang disita terdiri dari tiga unit Toyota Hardtop dan satu Toyota Alphard. “Dari hasil penggeledahan tersebut, penyidik menemukan dan menyita barang bukti berupa empat unit mobil,” ujar Budi dalam keterangannya, Rabu (20/5).

Budi menjelaskan, penggeledahan dilakukan dalam penyidikan dugaan tindak pidana korupsi gratifikasi. Serta, tindak pidana pencucian uang (TPPU) di Kabupaten Ponorogo periode 2020 hingga 2026.

Selain rumah Sugiri, penyidik KPK juga menggeledah Kantor Dinas Kesehatan dan Dinas Pendidikan Kabupaten Ponorogo. Dari lokasi tersebut, penyidik menyita sejumlah dokumen, surat, dan barang bukti elektronik.

Sebelumnya, KPK juga menggeledah rumah pengusaha asal Pacitan berinisial CM pada Senin (18/5). Dalam penggeledahan itu, penyidik menyita satu unit telepon genggam.

“Selanjutnya, barang bukti hasil penggeledahan tersebut dilakukan penyitaan. Selanjutnya, untuk kepentingan proses penyidikan perkara,” kata Budi.

Dalam perkara ini, KPK menetapkan Sugiri Sancoko bersama tiga tersangka lainnya. Mereka, Sekretaris Daerah Ponorogo Agus Pramono, Direktur RSUD dr Harjono Yunus Mahatma, dan pihak swasta Sucipto.

Kasus tersebut bermula dari operasi tangkap tangan (OTT) KPK yang mengungkap dugaan suap pengurusan jabatan. Serta, suap proyek RSUD Ponorogo, dan penerimaan gratifikasi.

KPK menduga Sugiri menerima Rp900 juta terkait pengurusan jabatan Direktur RSUD dr Harjono. Selain itu, Sugiri juga diduga menerima commitment fee proyek rumah sakit dan gratifikasi dari pihak swasta. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Apakah Ada yang Tahu Apa Itu Jelekongism

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Apakah Ada yang Tahu Apa It...

Pelatih PSS: Banyak Sekali yang Harus Dibenahi

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pelatih PSS: Banyak Sekali ...
Olahraga
Marc Marquez Juara Sprint M...
Olahraga
Sinner Mundur dari Shanghai...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.