KKP Buka Jalan! Ikan dari KNMP dan Budidaya Tematik Masuk SPPG hingga Ritel Modern
Rabu, 20 Mei 2026, 16:04 WIBJAKARTA-Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) memperluas jalur pemasaran produk perikanan dari program Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) dan budidaya tematik bioflok. Melalui kegiatan business matching, KKP mempertemukan pelaku usaha perikanan di Bantul dengan mitra Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi SPPG, UMKM, supplier lokal, hingga ritel modern.
Pertemuan yang digelar di kawasan KNMP dan budidaya tematik Bantul, DIY, melibatkan 3 KNMP, 3 Koperasi Desa Merah Putih KDMP, 5 yayasan mitra Badan Gizi Nasional yang mengelola sekitar 40 SPPG, 5 UMKM, 2 supplier lokal, dan 1 ritel modern. Dari pertemuan itu teridentifikasi potensi transaksi senilai Rp1,84 miliar untuk komoditas udang, nila, dan lele.
Plt. Dirjen Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan PDSPKP, Machmud, mengatakan kegiatan ini merupakan fasilitasi akses pasar agar produk perikanan masyarakat bisa masuk ke rantai pasok yang lebih luas.
âPertemuan di KNMP Poncosari, Bantul, merupakan langkah konkret Ditjen PDSPKP memperkuat daya saing produk kelautan dan perikanan serta membangun rantai pasok berkelanjutan dari hulu ke hilir,â ujar Machmud dalam keterangan tertulis, Rabu (20/5/2026).
Ia menambahkan, sinergi ini menunjukkan komitmen bersama mendukung penyediaan pangan bergizi berbasis protein ikan bagi masyarakat.
Direktur Pemberdayaan Usaha, Catur Sarwanto, menjelaskan kegiatan diikuti perwakilan KDMP dari Bantul, Kulon Progo, dan Sleman, pengelola KNMP Poncosari Bantul, KNMP Kertajayan Purworejo, KNMP Jatimalang Purworejo, UMKM, supplier lokal, ritel modern Superindo, serta lima yayasan mitra BGN.Â
âPengembangan KNMP dan budidaya tematik tidak berhenti pada pembangunan fisik. Yang penting adalah memastikan kawasan ini produktif, berkelanjutan, dan memberi manfaat ekonomi nyata bagi masyarakat,â kata Catur.
Dalam business matching tersebut juga terjadi penjajakan kerja sama jangka panjang yang ditandai penandatanganan Letter of Intent LOI. Salah satunya kerja sama akses pasar antara mitra SPPG Berkah Nila Jaya dengan empat KDMP di wilayah Yogyakarta, yakni KDMP Argomulyo Bantul, KDMP Gadingsari Bantul, dan KDMP Tamanmartani Sleman.
Beberapa potensi kerja sama lain yang dijajaki meliputi KDMP Genjahan dengan Berkah Nila Jaya, KNMP Poncosari dengan Superindo, KNMP Kertajayan dengan Superindo, KDMP Gadingsari dengan Superindo, KNMP Kertajayan dengan Yayasan Permata Hati Khatulistiwa, KDMP Argomulyo dengan yayasan yang sama, serta UMKM Minarasaku dengan Yayasan Permata Hati Khatulistiwa.
âKami akan memantau dan mengevaluasi realisasi transaksi serta keberlanjutan pasokan hasil perikanan dari KNMP dan KDMP pasca business matching ini,â tutup Catur.
Sebelumnya, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono menegaskan KKP berkomitmen memperkuat ekosistem usaha perikanan melalui perluasan akses pasar, penguatan kemitraan, dan peningkatan daya saing produk untuk mendukung ekonomi daerah dan penyediaan pangan bergizi.
- Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP)
- Kampung Nelayan Merah Putih.
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Erik, Fredrikus Wolgabrink Sabini
Berita Terkait:
-
Garam Bima Naik Kelas! Sudah Halal, Kantongi BPOM dan Siap Saingi Garam Impor
-
Nilai Ekspor Tilapia RI Tertinggi di Dunia, Tapi Pasar Eropa Baru 8,1 Persen
-
VMS Dimatikan, 28 ABK Disiksa di Laut Arafura, Modus Kapal Ikan Terbongkar
-
KPK Limpahkan Berkas Silmy Karim Cs ke JPU, Kasus Dugaan Pemerasan Izin Tinggal WNA Masuk Tahap II.
-
Wabah Ebola Tewaskan Lebih dari 4.000 Warga di Kongo
-
Said Iqbal Nilai RUU Ketenagakerjaan Atur Skema Upah yang Lebih Baik daripada UU Cipta Kerja
-
Pakar Unja: RPPEG Penting Cegah Kerusakan dan Kebakaran Lahan Gambut.
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.