Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Isu Teror Pocong Merebak di Tangerang, Ini Kata Polisi

📅 Rabu, 20 Mei 2026, 07:45 WIB | Oleh:
Isu Teror Pocong Merebak di Tangerang, Ini Kata Polisi Doc: antara foto
Ket. Kapolresta Tangerang Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah

KABUPATEN TANGERANG - Kepolisian Resor Kota (Polresta) Tangerang, Banten, angkat bicara mengenai isu aksi teror 'pocong' yang telah membuat kegaduhan dan meresahkan masyarakat di daerahnya tersebut.

Kapolresta Tangerang Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah di Tangerang, Selasa mengatakan bahwa isu mistis tersebut diduga informasi bohong atau tidak benar kebenaran faktanya.

"Jadi jangan mudah percaya terhadap informasi yang belum tervalidasi dengan tidak menyebarkan kabar yang belum jelas kebenarannya," ungkapnya.

Menurut dia, berdasarkan hasil penelusuran pihak kepolisian bahwa aksi teror 'pocong' ini diduga dijadikan modus kejahatan yang dilakukan kelompok pencurian atau perampokan dengan cara menakut-nakuti warga.

Sehingga, di tengah kepanikan dan kelengahan masyarakat, kelompok tidak bertanggung jawab itu memanfaatkan situasi tersebut.

"Jangan sampai masyarakat merasa takut yang justru dimanfaatkan untuk melakukan tindak pidana seperti pencurian maupun perampokan,” katanya.

Indra menegaskan, untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat, Polresta Tangerang melalui fungsi Bhabinkamtibmas bersama unsur Babinsa dan perangkat lingkungan akan meningkatkan patroli di wilayah permukiman warga, khususnya pada malam hingga dini hari.

Selain itu, masyarakat juga didorong kembali mengaktifkan sistem keamanan lingkungan (siskamling) atau ronda malam sebagai langkah antisipasi menjaga keamanan lingkungan masing-masing.

"Kami juga mengajak masyarakat menghidupkan kembali ronda atau siskamling. Keamanan lingkungan adalah tanggung jawab bersama," kata dia.

Dalam hal ini, pihak kepolisian memastikan tetap melakukan penyelidikan terkait viralnya teror 'pocong' tersebut guna mengungkap pihak yang terlibat serta motif di balik aksi tersebut.

Selain itu, pihaknya juga mengimbau agar masyarakat diminta segera melapor apabila melihat aktivitas mencurigakan atau hal-hal yang meresahkan di lingkungan sekitar atau melalui layanan call center 110.

"Kami tetap melakukan pendalaman dan penyelidikan untuk mengetahui siapa pelakunya serta apa motif sebenarnya," pungkas Indra.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Olahraga
Asian Games: Tim Voli Putra...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.