Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BNPB Laporkan Banjir Rendam Sejumlah Wilayah di Tiga Provinsi

📅 Selasa, 19 Mei 2026, 20:40 WIB | Oleh:
BNPB Laporkan Banjir Rendam Sejumlah Wilayah di Tiga Provinsi Doc: RRI/Ryan Suryadi
Ket. Kepala Pusat Data dan Informasi BNPB, Abdul Muhari

JAKARTA - Badan Nasional Penanggulangan Bencana menyatakan hujan dengan intensitas tinggi dalam 24 jam terakhir. Ini memicu banjir di sejumlah wilayah di Sulawesi Tengah, Kalimantan Selatan, dan Jawa Barat.

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, mengatakan banjir akibat luapan sungai tersebut merendam ribuan rumah warga. Termasuk sejumlah fasilitas publik.

“Banjir mengakibatkan rumah warga dan fasilitas umum terendam. Serta menyebabkan sebagian warga harus mengungsi,” kata Abdul, Selasa (19/5).

Di Sulawesi Tengah, banjir melanda Desa Tuladenggi Pantai, Kecamatan Moutong, Kabupaten Parigi Moutong pada Senin (18/5). Bencana tersebut berdampak pada 66 warga dan merendam 66 unit rumah, satu fasilitas kesehatan, satu fasilitas ibadah, serta satu fasilitas umum.

Sementara itu di Kalimantan Selatan, banjir terjadi di Kabupaten Tapin dan Kabupaten Hulu Sungai Tengah. Di Kabupaten Tapin, sebanyak 155 rumah di Desa Lawahan, Kecamatan Tapin Selatan terendam banjir yang berdampak pada 589 jiwa.

Sedangkan di Kabupaten Hulu Sungai Tengah, banjir merendam tiga kecamatan dengan dampak mencapai 2.489 rumah warga, 12 fasilitas ibadah, 13 fasilitas pendidikan, dan 15 perkantoran. Ketinggian muka air di wilayah tersebut dilaporkan berkisar antara 10 hingga 60 sentimeter.

Di Jawa Barat, banjir melanda Kabupaten Cirebon akibat meluapnya sungai ke permukiman warga di empat kecamatan. Sebanyak 1.363 rumah terdampak banjir dengan jumlah warga terdampak mencapai 5.139 jiwa, sementara 30 warga mengungsi ke rumah kerabat.

Abdul Muhari mengatakan kondisi banjir di Parigi Moutong dan Cirebon mulai berangsur surut. Namun petugas BPBD di masing-masing daerah masih melakukan penanganan darurat dan evakuasi warga.

BNPB mengimbau masyarakat, khususnya yang tinggal di bantaran sungai, untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi. Masyarakat juga diminta segera melakukan evakuasi mandiri ke lokasi aman apabila hujan deras terjadi dalam durasi yang lama. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Tak Dijamin JKN, Bisa Masuk Program Berani

53 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Tak Dijamin JKN, Bisa Masuk...

Kasus Kapal Virgo, Empat Tersangka Ditetapkan

57 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Kasus Kapal Virgo, Empat Te...
Advertisement
FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti

FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti

01 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.