Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Wisatawan Pantai Selatan DIY Diingatkan Waspadai Sengatan Ubur-Ubur

📅 Senin, 18 Mei 2026, 15:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Wisatawan Pantai Selatan DIY Diingatkan Waspadai Sengatan Ubur-Ubur Doc: Dok. Antara

YOGYAKARTA - Kemunculan ubur-ubur di sejumlah kawasan pesisir selatan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mulai menjadi perhatian petugas pengamanan pantai seiring perubahan musim dari penghujan menuju kemarau. Kondisi tersebut dinilai perlu diwaspadai karena berpotensi membahayakan wisatawan yang sedang beraktivitas di area pantai.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) DIY Bagas Senoadji mengatakan petugas Satlinmas Rescue Istimewa (SRI) bersama Jogo Segoro secara rutin menyampaikan peringatan kepada pengunjung agar tidak sembarangan menyentuh ubur-ubur yang ditemukan di kawasan pantai.

"Anggota SRI dan Jogo Segoro selalu mengingatkan wisatawan untuk hati-hati terhadap ubur-ubur," kata Bagas di Yogyakarta, Senin.

Menurut dia, anak-anak menjadi kelompok yang paling sering diberikan perhatian khusus. Sebab, bentuk ubur-ubur kerap memunculkan rasa penasaran sehingga dianggap aman untuk disentuh.

"Bentuk ubur-ubur bagi anak-anak mungkin menarik untuk dipegang," ujarnya.

Bagas menuturkan selama libur akhir pekan petugas menerima laporan adanya tiga pengunjung yang tersengat ubur-ubur di kawasan Pantai Sepanjang, Gunungkidul pada Jumat (15/5). Selain itu, sehari sebelumnya terdapat seorang wisatawan yang mengalami luka akibat terkena duri ikan di Pantai Sundak.

"Ada juga satu orang terkena duri ikan di Pantai Sundak pada hari sebelumnya," katanya.

Ia menjelaskan fenomena munculnya ubur-ubur di pesisir bukan hal yang baru karena berkaitan dengan perubahan kondisi laut. Pergantian musim menyebabkan perubahan suhu air dan arus laut yang membawa ubur-ubur hingga mendekati bibir pantai.

"Ubur-ubur itu seringkali berbentuk seperti balon kecil berwarna biru hingga transparan," kata Bagas.

Bagas menambahkan kontak langsung dengan ubur-ubur dapat menimbulkan berbagai keluhan pada kulit, mulai sensasi panas, rasa gatal, hingga nyeri.

Sebagai langkah antisipasi, Satpol PP DIY berencana memperkuat edukasi kepada wisatawan melalui pemasangan spanduk peringatan di beberapa titik pantai yang menjadi tujuan wisata favorit.

"Dipasang di wilayah dua Gunungkidul dan wilayah empat di Bantul karena di sana yang banyak dikunjungi wisatawan," tutupnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.