Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kompak! Trump dan Xi Jinping Targetkan Denuklirisasi Korut

📅 Senin, 18 Mei 2026, 19:43 WIB | Oleh:
Kompak! Trump dan Xi Jinping Targetkan Denuklirisasi Korut Doc: AFP
Ket. Presiden AS Donald Trump (kanan) dan Presiden Tiongkok Xi Jinping menyapa anak-anak yang melambaikan bendera nasional Tiongkok dan AS serta bunga selama upacara penyambutan di Balai Besar Rakyat di Beijing pada Kamis (14/5).

TOKYO - Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Presiden Tiongkok Xi Jinping mengonfirmasi tujuan bersama mereka untuk menghapuskan penggunaan senjata nuklir oleh Korea Utara (Korut), menurut lembar fakta yang dirilis Gedung Putih pada Minggu (17/5).

Selain denuklirasi Korut, lembar fakta hasil pertemuan puncak Trump-Xi selama dua hari di Beijing pada akhir pekan lalu itu juga menentang penerapan tarif tol di Selat Hormuz.

Menurut Washington, Tiongkok juga akan menanggapi kekhawatiran Amerika terkait kekurangan rantai pasok logam tanah jarang dan mineral penting lain, penjualan peralatan dan teknologi produksi, serta pemrosesan logam tanah jarang.

Dokumen tersebut tidak membahas soal Taiwan, pulau dengan pemerintahan sendiri tetapi diklaim oleh Beijing, meskipun saat pertemuan tersebut Xi memperingatkan tentang potensi konflik antara dua negara terkuat di dunia jika isu tersebut tidak ditangani dengan baik.

Kemudian, masih dalam lembar fakta tersebut, soal perang AS-Israel melawan Iran, Trump dan Xi sepakat bahwa Teheran tidak boleh memiliki senjata nuklir, Selat Hormuz harus dibuka kembali, serta tidak ada negara atau organisasi boleh memungut tarif tol di jalur tersebut.

Di bidang ekonomi, Tiongkok akan membeli produk pertanian Amerika senilai 17 miliar dolar AS (sekitar Rp300 triliun) per tahun hingga 2028, selain pembelian kedelai yang telah disepakati pada Oktober 2025.

Tiongkok juga menyetujui pembelian awal 200 pesawat buatan Boeing untuk maskapai penerbangan Tiongkok.

AS dan Tiongkok juga membentuk dua institusi baru, yakni Dewan Perdagangan dan Dewan Investasi, untuk mengoptimalkan hubungan ekonomi bilateral.

Dewan Perdagangan akan memungkinkan kedua pemerintah mengelola perdagangan bilateral untuk barang-barang non-sensitif, sementara Dewan Investasi akan menjadi forum antar-pemerintah untuk membahas isu-isu terkait investasi.

Trump dan Xi sebelumnya menyepakati gencatan perang dagang selama satu tahun saat mereka bertemu di Korea Selatan pada Oktober 2025, yang membantu meredakan ketegangan setelah kedua negara mengenakan lonjakan tarif satu sama lain hingga mencapai tiga digit.

Kesepakatan itu juga mencakup penundaan kontrol ekspor baru Tiongkok terhadap mineral langka yang penting untuk pembuatan produk berteknologi tinggi, serta komitmen Beijing membeli sedikitnya 25 juta ton kedelai AS pada tahun 2026, 2027, dan 2028. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Belajar merangkai kain batik di Semarang

36 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Belajar merangkai kain bati...
Ekonomi
Digitalisasi ekonomi melalu...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.