KAI Percepat Uji Coba B50 Jelang Penerapan Nasional pada Juli 2026

Senin, 18 Mei 2026, 19:30 WIB

JAKARTA — PT Kereta Api Indonesia (Persero) mempercepat pengujian teknis penggunaan biodiesel B50 pada sarana perkeretaapian berbasis diesel menjelang penerapan mandatori secara nasional pada 1 Juli 2026. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan keselamatan perjalanan dan keandalan operasional tetap terjaga selama masa transisi energi.

Kebijakan mandatori B50 diterapkan pemerintah sebagai bagian dari penguatan ketahanan energi nasional sekaligus mendorong penggunaan energi yang lebih ramah lingkungan. Program tersebut memperbesar pemanfaatan bahan bakar nabati di berbagai sektor transportasi nasional.

Ket. Foto: PT Kereta Api Indonesia (Persero) mempercepat pengujian teknis penggunaan biodiesel B50 pada sarana perkeretaapian berbasis diesel menjelang penerapan mandatori secara nasional pada 1 Juli 2026. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan keselamatan perjalanan dan keandalan operasional tetap terjaga selama masa transisi energi. — Sumber: Istimewa

Vice President Corporate Communication PT Kereta Api Indonesia (Persero) Anne Purba mengatakan perusahaan mendukung penuh kebijakan pemerintah tersebut. Namun, KAI tetap menempatkan aspek keselamatan, performa sarana, dan kualitas pelayanan sebagai prioritas utama dalam setiap tahapan implementasi biodiesel.

“KAI mendukung langkah pemerintah dalam memperkuat pemanfaatan energi yang lebih berkelanjutan. Pada setiap tahapan implementasinya, aspek keselamatan, keandalan sarana, dan kualitas layanan tetap menjadi perhatian utama,” ujar Anne.

Sepanjang 2025, penggunaan biodiesel B40 pada layanan kereta api jarak jauh menghasilkan total emisi karbon sebesar 127.315.192 kilogram CO2e atau sekitar 127,3 ribu ton dari total 47,4 juta pelanggan. Sementara pada periode Januari hingga April 2026, layanan kereta api jarak jauh dan lokal KAI telah melayani 19.218.440 pelanggan dengan penggunaan bahan bakar biodiesel yang tetap konsisten.

KAI menyebut moda transportasi berbasis rel memiliki tingkat emisi yang lebih rendah dibandingkan kendaraan pribadi. Rata-rata emisi kereta api berada di kisaran 15 hingga 40 gram CO2 per penumpang per kilometer, sedangkan kendaraan pribadi dapat mencapai 120 hingga 250 gram CO2 per penumpang per kilometer.

Dalam mendukung implementasi B50, KAI menggandeng Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral dan LEMIGAS untuk melakukan serangkaian pengujian sejak pertengahan April 2026. Tahapan tersebut mencakup proses pencampuran bahan bakar, pemeriksaan kondisi sarana, hingga uji operasional pada sejumlah armada.

Pengujian lokomotif dilakukan di Depo Sidotopo dengan fokus pada performa mesin dan konsumsi bahan bakar selama penggunaan B50. Pengamatan dilakukan untuk memastikan pembakaran bahan bakar berjalan stabil serta tetap efisien dalam operasional harian.

Sementara itu, pengujian kereta pembangkit dilakukan di Depo Kereta Yogyakarta dengan pemantauan konsumsi bahan bakar serta evaluasi berkala setiap 300 jam operasional. Uji coba dilakukan mulai dari pemeriksaan awal, penggunaan B40 sebagai pembanding, hingga penggunaan B50 untuk melihat respons sarana.

KAI juga menyiapkan pengujian lanjutan dalam jangka panjang guna memastikan ketahanan sarana tetap optimal saat digunakan secara intensif. Hingga saat ini, seluruh hasil pengujian masih dalam tahap evaluasi bersama pemerintah dan tim teknis terkait.

“Percepatan implementasi B50 memerlukan kesiapan yang terukur agar tetap selaras dengan standar keselamatan dan kualitas layanan transportasi publik. KAI terus memperkuat koordinasi dan pengujian teknis agar implementasinya dapat berjalan optimal dan berkelanjutan,” kata Anne.

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Paundra Zakirulloh

Berita Terbaru

UMKM Tegal Punya Harapan Baru, OJK Perkuat Akses Pembiayaan

Awal yang Baik bagi Madrid Bersama Mourinho Usai Tundukkan Espanyol

Program-program Unggulan Gorontalo akan Menuju Laut

Banjarmasin 5 Abad, Festival Tari Jadi Cara Rawat Tradisi Banjar

NU Menegaskan akan Menolak Penggunaan Uang dalam Muktamar. Politik Uang Itu Moral Bobrok

Jangan Tertipu! BP3MI Sulsel Ingatkan Warga Pilih Jalur Resmi Kerja di Luar Negeri

Awal yang Cantik di Periode Kedua, Mourinho bawa Madrid Kalahkan Espanyol 2-1

Lima Mahasiswa UI Bikin Gebrakan di AS, Jadi Satu-satunya Tim S-1 di Program Geosains Dunia

Mandi di Pantai Tuturuga Berujung Petaka, 4 Orang Terseret Ombak

Niat Awal Ingin Inspeksi, GM Pelindo Maumere Justru Berjibaku Selamatkan Korban Gempa Jatuh ke Laut

Hebat Prestasi Mendunia! Lima Mahasiswa UI Tembus Program Geosains di Houston

Jalan layang Bomang Buka Akses Warga Bojonggede dan Parung Langsung ke Cibinong

Pemkot Pariaman dan KKP Koordinasi Realisasikan Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih

Beras Indonesia Surplus 3,67 Juta Ton, Kok Harga di Daerah Masih Bisa Rp30 Ribu?

Inter Milan Rekrut Curtis Jones dari Liverpool, Kontrak hingga 2031

Kirab Ancak Agung Jember Kembali Bikin Sejarah, Rekor MURI Berhasil Dipecahkan!

Pemprov Gorontalo Perkuat Sektor Agro Maritim

Sungai Musi Bersih, Kota Palembang Asri! Wali Kota Dorong Aksi Peduli Lingkungan

Pemkot Palu Sasar 31.316 Penerima Manfaat Bantuan Pangan

Hasil Liga Spanyol: Mourinho Awali Periode Kedua di Madrid dengan Kemenangan 2-1 Atas Espanyol

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.