Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Hancurkan Raksasa AS, Tim DeQing China Juara FIBA 3x3 Xi'an Challenger 2026 Lewat Laga Brutal

📅 Senin, 18 Mei 2026, 02:40 WIB | Oleh:
Hancurkan Raksasa AS, Tim DeQing China Juara FIBA 3x3 Xi'an Challenger 2026 Lewat Laga Brutal Doc: FIBA 3x3
Ket. Dokumentasi tim DeQing berpose bersama setelah menjuarai FIBA 3x3 Xi'an Challenger 2026, di China.

JAKARTA - Tim bola basket 3x3 asal China, DeQing, sukses merengkuh gelar juara turnamen FIBA 3x3 Xi'an Challenger 2026 setelah menumbangkan wakil Amerika Serikat, Phoenix, dengan skor akhir 22-17 pada babak final, Senin (18/5).

Keberhasilan di hadapan publik sendiri ini tidak hanya menasbihkan sang MVP Zhang Dianliang dan kolega sebagai penguasa turnamen, melainkan juga mengamankan tiket berharga menuju kasta tertinggi FIBA 3x3 World Tour Amsterdam 2026 yang akan bergulir pada 19-21 Juni mendatang.

Meski kalah, Phoenix dan Skyliners berhak merebut tiket ke Amsterdam. Ketiga tim tersebut akan memulai turnamen kasta tertinggi 3x3 melalui babak kualifikasi.

Dalam edisi Xi'an, DeQing tampil dominan sepanjang turnamen dan memanfaatkan dukungan publik tuan rumah untuk meraih gelar dalam salah satu ajang Challenger terkuat musim ini.

Pada babak final, DeQing langsung menekan dan unggul cepat 8-3. Phoenix sempat bangkit melalui Kyle Guy dan Malik Hluchoweckyj hingga memperkecil kedudukan menjadi 14-16.

Namun, DeQing merespons dengan laju 3-0 untuk kembali menjauh. Guo Hanyu dan Francis Lacis kemudian memastikan kemenangan 22-17 saat waktu pertandingan masih tersisa 2 menit.

Guo menjadi pencetak angka terbanyak bagi DeQing pada laga final dengan 10 poin, sedangkan Zhang Dianliang kembali tampil konsisten dalam mengendalikan tempo permainan di kedua sisi lapangan.

Zhang dinobatkan sebagai pemain terbaik (MVP) turnamen setelah mencetak total 38 poin alias terbanyak di Xi'an, serta membukukan total player value tertinggi yakni 40,5.

Pada semifinal, DeQing sempat tertinggal 9-12 dari Skyliners Jerman yang diperkuat Stefan Kojic. Namun, tiga poin terakhir dari Lacis membawa tim China itu menang tipis 18-16.

Phoenix menempati posisi kedua setelah tampil impresif sepanjang turnamen lewat duet Kyle Guy dan Eric Demers.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Apakah Ada yang Tahu Apa Itu Jelekongism

3 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Apakah Ada yang Tahu Apa It...

Pelatih PSS: Banyak Sekali yang Harus Dibenahi

3 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pelatih PSS: Banyak Sekali ...
Olahraga
Marc Marquez Juara Sprint M...
Olahraga
Sinner Mundur dari Shanghai...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.