Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Menikmati Keindahan Pulau Pahawang, Lampung, Mulai Spot Snorkeling hingga Terumbu Karang

📅 Minggu, 17 Mei 2026, 06:25 WIB | Oleh:
Menikmati Keindahan Pulau Pahawang, Lampung, Mulai Spot Snorkeling hingga Terumbu Karang Doc: antara foto
Ket. Pulau Pahawang, Lampung

PESAWARAN - Terik matahari yang menyengat siang itu tidak menyurutkan niat para pelancong untuk menikmati keindahan Pulau Pahawang di Kecamatan Punduh Pidada, Kabupaten Pesawaran, Lampung.

Pulau Pahawang dikenal sebagai salah satu destinasi wisata bahari unggulan dengan panorama laut yang memikat, spot snorkeling, serta keindahan terumbu karang yang masih terjaga. Daya tarik itu membuat pulau yang dihuni sekitar 400 kepala keluarga tersebut terus ramai dikunjungi wisatawan.

Sebelum kapal diberangkatkan, perhatian para pelancong sempat tertuju pada atraksi anak-anak lokal di bibir pantai. Dengan gaya bebas dan tanpa alat bantu renang, mereka menyelam lincah ke dalam air untuk mengambil uang koin maupun lembaran uang yang dilempar wisatawan.

Atraksi itu menjadi pemandangan yang jarang ditemui di kawasan perkotaan. Anak-anak tersebut tampak begitu mahir menyelam, seolah telah akrab dengan laut sejak kecil.

Perjalanan menuju Pulau Pahawang dimulai dari Dermaga Ketapang, Lampung. Ketika perahu kayu perlahan meninggalkan dermaga, hamparan laut biru kehijauan yang berpadu dengan semilir angin laut seakan membuat para pelancong melupakan sengatan matahari siang itu.

Sekitar 30 hingga 45 menit mengarungi laut, gugusan pulau tropis mulai tampak dari kejauhan. Itulah Pulau Pahawang, destinasi wisata bahari yang dalam beberapa tahun terakhir menjelma menjadi salah satu primadona pariwisata di Lampung.

Sepanjang perjalanan menuju pulau yang teduh dan jauh dari hiruk pikuk perkotaan itu, para pelancong juga dapat menyaksikan atraksi ikan terbang atau torani yang sesekali melompat di permukaan laut secara tiba-tiba.

“Ikan itu bisa terbang cukup jauh 5 sampai 8 meter lah,” kata Tour Leader, Ical .

Pulau Pahawang menawarkan perpaduan keindahan laut, suasana desa pesisir yang tenang, serta panorama bawah laut yang memikat. Tak sedikit wisatawan menyebut Pahawang sebagai “Maldives”-nya Lampung karena kejernihan air lautnya yang masih alami.

Keindahan bawah laut itulah yang membuat banyak wisatawan lokal maupun mancanegara rela datang untuk menikmati pesona terumbu karang dan biota lautnya. Kondisi air yang relatif tenang juga menjadikan kawasan ini cocok untuk aktivitas snorkeling, bahkan bagi wisatawan pemula.

Melalui program Maxi Tour Boemi Noesantara (MTBN) etape ke-3 yang digelar Yamaha Indonesia, sebanyak 28 anggota komunitas Journalist Max Community diajak menikmati keasrian Taman Nemo hingga mencicipi sajian khas Lampung.

Para pelancong kini tidak perlu repot mencari titik terbaik untuk snorkeling. Pengelola Pulau Pahawang telah menyediakan sejumlah lokasi favorit yang menyuguhkan panorama bawah laut memikat begitu wisatawan menenggelamkan kepala ke dalam air.

Di salah satu area snorkeling, para peserta diajak melihat lebih dekat ikan Nemo atau yang dikenal sebagai ikan badut. Kawasan yang berada di Taman Nemo itu menjadi daya tarik tersendiri karena ikan-ikan tersebut tampak jinak dan tidak takut mendekati manusia.

Biaya perjalanan

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Sekjen PBB Soroti Tantangan Lonjakan Populasi Lansia

33 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
Sekjen PBB Soroti Tantangan...
Nasional
Menbud Optimistis Batik Ind...

Janice Tjen Tersingkir dari China Open

59 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Olahraga
Janice Tjen Tersingkir dari...
Advertisement
Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.