Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BPBD Imbau Nelayan Babel Tidak Melaut Selama El Nino hingga Juni

📅 Minggu, 17 Mei 2026, 10:39 WIB | Oleh: Tim Penulis
BPBD Imbau Nelayan Babel Tidak Melaut Selama El Nino hingga Juni Doc: ANTARA
Ket. BPBD Provinsi Kepulauan Babel imbau pengunjung objek wisata pantai waspadai air pasang laut tinggi.

PANGKALPINANG – Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) Budi Utama mengingatkan nelayan untuk sementara tidak melaut guna mewaspadai dampak fenomena El Nino yang memicu hujan lebat disertai angin kencang dan gelombang tinggi di perairan daerah itu.

"Selama fenomena El Mino ini diharapkan nelayan tidak melaut untuk menghindari kecelakaan kapal di laut," kata Kepala BPBD Babel, Budi Utama, di Pangkalpinang, Minggu (17/5).

Ia mengatakan perubahan cuaca ekstrem akibat fenomena El Nino di perairan Kepulauan Babel diperkirakan terjadi hingga awal Juni 2026, sehingga masyarakat pesisir khususnya para nelayan untuk tidak beraktivitas mencari ikan di tengah laut.

"Potensi kecelakaan kapal nelayan di tengah laut cukup tinggi, seperti kejadian beberapa waktu lalu kapal nelayan Bangka tenggelam akibat diterjang angin kencang," ujarnya.

Ia menyatakan perubahan cuaca ekstrem di perairan laut berlangsung cepat dan terjadi secara tiba-tiba yang sulit diprediksi, sehingga sangat membahayakan keselamatan para nelayan yang beraktivitas di tengah laut.

"Perubahan cuaca yang cepat ini harus diwaspadai para nelayan. Di saat kondisi cuaca tenang tiba-tiba saja hujan lebat disertai angin kencang yang memicu gelombang laut meningkat yang membahayakan keselamatan pelayaran, khususnya kapal nelayan tradisional di daerah ini," katanya.

Selama liburan akhir pekan ini pihaknya juga mengimbau pengunjung objek wisata pantai untuk berhati-hati dan selalu menjaga anak-anaknya bermain dan mandi di pantai.

"Kita bersama pengelola objek wisata pantai ini terus menyosialisasikan dan mengimbau para pengunjung tidak berenang di pantai jika kondisi cuaca tiba-tiba memburuk, karena dapat membahayakan keselamatannya," kata Budi Utama.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Megapolitan
Waoooww….Warga Bandung ak...
Luar Negeri
Gempa Tibet Tewaskan 16 Ora...
Megapolitan
BMKG Peringatkan Hujan Leba...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.