Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Konflik Antarsuku di Wamena Perlu Ditangani Polda Papua

📅 Jumat, 15 Mei 2026, 11:45 WIB | Oleh:
Konflik Antarsuku di Wamena Perlu Ditangani Polda Papua Doc: ist
Ket. konflik lahan

JAKARTA – Konflik antarsuku di Wamena tak dapat diatasi. Wakil Bupati (Wabup) Jayawijaya, Ronny Elopere, minta dukungan Kepolisian Daerah (Polda) Papua untuk menangani konflik Papua Pegunungan tersebut.

“Situasi di lapangan saat ini membutuhkan perhatian serius dari aparat keamanan khususnya polisi dalam membantu mencegah konflik di Wamena,” katanya dalam keterangan tertulis di Wamena, Jumat.

Wabup Jayawijaya Ronny Elopere didampingi Kapolres Jayawijaya AKBP Anak Agung Made Satriya Bimantara dan Kapolres Lanny Jaya AKBP Frans D Tamaela melakukan pertemuan dengan Kapolda Papua Irjen Pol Patrige R Renwarin untuk membahas pengamanan dan penanganan konflik antarsuku Lanny Jaya dan Kurima Wouma Jayawijaya di Wamena.

Menurut dia, eskalasi massa yang besar dalam perang suku tersebut membuat dukungan aparat keamanan untuk menambah personel kepolisian di Wamena sangat diperlukan.

"Kami sudah rapat dan banyak hal yang didiskusikan. Kami meminta tambahan pasukan ke Wamena karena penanganan ini harus dilakukan secara serius,” ujarnya.

Dia menjelaskan massa dari Kurima Wouma Jayawijaya sudah sangat besar dan ini berdampak luas nantinya ketika tidak ditangani secara serius.

“Kami bersama Kapolres Jayawijaya dan Lanny Jaya berharap ada dukungan penambahan personel kepolisian sehingga masalah perang suku di Wamena ini segera terselesaikan,” katanya.

Dia menambahkan keprihatinan mendalam atas dampak sistemik yang ditimbulkan oleh pertikaian ini.

“Konflik ini tidak hanya mengancam nyawa, tetapi juga melumpuhkan sendi-sendi kehidupan masyarakat di Wamena. Masyarakat mau usaha berjualan sudah tidak bisa, anak-anak mau sekolah juga tidak bisa, kami sangat berharap konflik ini segera berakhir agar aktivitas kembali normal," ujarnya.

Sementara itu Kapola Papua Irjen Pol Patrige R Renwarin memberikan respon positif terkait permintaan penambahan personel.

“Rencananya personel Brimob Polda Papua akan segera dikirim ke Wamena mulai hari ini (Jumat) untuk membantu pengamanan di lapangan dan mendukung upaya mediasi perdamaian,” katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Luar Negeri
Korsel Usulkan Dialog Milit...
Megapolitan
DKI Jakarta Benahi Kabel Se...

Arema FC Mengikuti Langkah PSIM, Memecat Pelatih

53 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Arema FC Mengikuti Langkah ...
Megapolitan
Rano karno Buka Jakarta Fin...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.