Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kemendukbangga/BKKBN Hadirkan Program Tamasya untuk Perkuat Pengasuhan Anak

📅 Jumat, 15 Mei 2026, 15:57 WIB | Oleh:
Kemendukbangga/BKKBN Hadirkan Program Tamasya untuk Perkuat Pengasuhan Anak Doc: YouTube Kementerian Kesehatan
Ket. Wakil Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Wakil Kepala BKKBN, Ratu Ayu Isyana Bagoes Oka

JAKARTA - Pemerintah menyatakan bahwa Program Tamasya disiapkan mendukung pengasuhan anak sekaligus meningkatkan partisipasi kerja perempuan di Indonesia. Program itu menjadi prioritas Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga dalam menghadapi bonus demografi.

Wakil Menteri Kemendukbangga/BKKBN, Ratu Ayu Isyana Bagoes Oka, menilai pengasuhan anak memengaruhi partisipasi kerja perempuan. Perlindungan anak dinilai penting ketika ibu tetap bekerja di luar rumah.

“Perempuan harus tetap bekerja tanpa mengabaikan pengasuhan anak. Anak juga wajib memperoleh perlindungan dan pendampingan baik,” kata Isyana, Jumat (15/5).

Program Tamasya lahir sebagai respons menghadapi meningkatnya jumlah penduduk usia produktif di Indonesia. Pemerintah menilai kualitas pengasuhan menentukan keberhasilan memanfaatkan bonus demografi nasional.

Program tersebut berfokus pada pendampingan pengasuhan bagi orang tua, pengasuh, dan anak usia dini. Layanan rujukan juga disiapkan mendukung tumbuh kembang anak selama proses pengasuhan berlangsung.

Kemendukbangga/BKKBN menyiapkan empat layanan utama dalam Program Tamasya untuk mendukung keluarga pekerja. Salah satunya memastikan pengasuh memiliki kompetensi pengasuhan anak usia dini.

Program itu juga mencakup pemantauan pertumbuhan dan perkembangan anak secara rutin dan berkala. Keterlibatan keluarga dalam pengasuhan menjadi bagian penting pelaksanaan program tersebut.

“Layanan rujukan disiapkan agar orang tua bekerja lebih tenang. Pengasuhan anak tetap berjalan aman dan terpantau,” ujar dia.

Deputi Bidang KSPK Kemendukbangga/BKKBN, Nopian Andusti, menyebut Tamasya menyempurnakan layanan TPA sebelumnya. Program itu dirancang memperkuat jaminan kualitas pengasuhan anak.

Pelaksanaan Program Tamasya diterapkan pada lingkungan pemerintah, perusahaan, dan komunitas masyarakat. Pendekatan tersebut dilakukan menyesuaikan kebutuhan pengasuhan di setiap lingkungan kerja. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...

Trump Tuding Zelenskyy Tak Ingin Akhiri Perang

1.5 jam yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Trump Tuding Zelenskyy Tak ...
Luar Negeri
Filipina Panggil Dubes Tion...
Advertisement
Usai Prancis Membara, Kini Meksiko Rusuh Gara-gara Krisis Air

Usai Prancis Membara, Kini Meksiko Rusuh Gara-gara Krisis Air

19 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.