Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Hati-hati Bekerja di Luar Negeri, Medan Fasilitasi Seribu Orang

📅 Jumat, 15 Mei 2026, 12:05 WIB | Oleh:
Hati-hati Bekerja di Luar Negeri, Medan Fasilitasi Seribu Orang Doc: ist
Ket. bekerja di luar

JAKARTA – Karena begitu banyak kasus WNI yang bekerja di luar negeri, sebaiknya sebelum berangkat berpikir ulang. Ini terkait Pemerintah Kota Medan, Sumatera Utara (Sumut) menyatakan telah memfasilitasi sebanyak 1.017 calon pekerja migran Indonesia untuk bekerja ke luar negeri.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kota Medan Rammdan mengatakan ribuan calon pekerja migran Indonesia tersebut bekerja untuk penempatan di berbagai negara tujuan.

"Kami mencatat telah memfasilitasi 1.017 masyarakat bekerja di berbagai negara," ujar Rammdan di Medan, Jumat.

Ia mengatakan ribuan pekerja migran asal Kota Medan tersebut bekerja di berbagai negara seperti Malaysia, Jepang, Turki, Hongkong, Taiwan, Singapura, Brunei Darussalam dan negara lainnya.

Rammdan mengatakan, bidang manufaktur, pengolahan, energi perkebunan, hospitality dan jasa mendominasi lowongan bagi calon migran tersebut.

"Seluruh proses penempatan dilakukan melalui perusahaan Penempatan Pekerja Migran Indonesia (P3MI) secara resmi dan prosedural," kata dia.

Ia mengatakan, para calon pekerja tersebut telah melalui tahap seleksi, pelatihan serta pemberkasan sesuai ketentuan yang berlaku sehingga aspek pelindungan tenaga kerja tetap terjamin.

"Program penempatan calon pekerja migran Indonesia yang semakin terstruktur dan aman menjadi salah satu faktor mendorong meningkatkan minat masyarakat bekerja di luar negeri," katanya menjelaskan.

Oleh karena itu, pihaknya terus mendorong agar masyarakat tetap memilih jalur resmi saat hendak bekerja di luar negeri guna menjamin rasa aman dan nyaman.

"Kami mengimbau masyarakat yang saat ini ingin bekerja ke luar negeri untuk memastikan keselamatan, menjaga nama daerah serta meningkatkan kesejahteraan keluarga," ujarnya.

Dengan meningkatkan minat masyarakat bekerja ke luar negeri, pihaknya mengapresiasi Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia serta pemangku kebijakan terkait mendukung kelancaran program penempatan tenaga kerja migran asal Kota Medan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Advertisement
jjroyal-luwak
Ekonomi
Jumlah pekerja rentan terli...

Tradisi Merti Desa Kledung

42 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Tradisi Merti Desa Kledung

Pelemahan Nilai tukar rupiah

52 menit yang lalu | Wahyu AP

Ekonomi
Pelemahan Nilai tukar rupiah

Permintaan perbaikan pasar modal

57 menit yang lalu | Wahyu AP

Luar Negeri
Permintaan perbaikan pasar ...

Asap bertambah pekat di Berbak

59 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Asap bertambah pekat di Berbak
Megapolitan
Disnaker Tangerang: Banyak ...

BPBD: Gempa M4,1 di Bogor Merusak 253 Rumah

1.5 jam yang lalu | Lili Lestari

Daerah
BPBD: Gempa M4,1 di Bogor M...
Advertisement
Dampak Karhutla, Gangguan Penerbangan Meluas hingga Sulawesi dan Sumatera Bagian Utara

Dampak Karhutla, Gangguan Penerbangan Meluas hingga Sulawesi dan Sumatera Bagian Utara

18 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.