Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Belarus Catat 50 Kasus Hantavirus Setahun, Status Rendah

📅 Jumat, 15 Mei 2026, 16:54 WIB | Oleh:
Belarus Catat 50 Kasus Hantavirus Setahun, Status Rendah Doc: AFP

MINKS - Kasus infeksi hantavirus jarang terjadi di Belarus, dengan rata-rata sekitar 50 orang setiap tahun dirawat di rumah sakit akibat demam berdarah dengan sindrom ginjal atau Hemorrhagic Fever with Renal Syndrome (HFRS) yang disebabkan virus tersebut.

Fakta itu berdasarkan data layanan medis Departemen Keuangan dan Logistik di Direktorat Regional Gomel Kementerian Dalam Negeri Belarus, seperti ditemukan oleh koresponden RIA Novosti pada Rabu (13/5).

"Infeksi hantavirus di Republik Belarus, terdeteksi sebagai kasus terisolasi setiap tahun, dengan rata-rata sekitar 50 orang per tahun dirawat di rumah sakit disertai HFRS," menurut pernyataan kementerian tersebut.

Disebutkan dalam pernyataan itu, sebagian besar infkesi hantavirus tidak ditularkan ke sesama manusia. Infeksi virus itu pada manusia berasal dari hewan pengerat, dengan kasus paling parah akibat menghirup debu yang mengandung kotoran hewan pengerat.

Para spesialis medis juga meyakini penyebaran infeksi lebih lanjut di luar kapal pesiar sangat tidak mungkin. Hal itu utamanya karena semua penumpang telah diisolasi di fasilitas medis khusus dan akan tetap di karantina hingga 45 hari ke depan.

Namun demikian, mereka tidak mengesampingkan kemungkinan kasus baru terdeteksi di antara penumpang yang saat ini sedang menjalani karantina.

Wabah hantavirus mematikan terjadi di kapal pesiar Belanda MV Hondius, yang berlayar dari Argentina menuju Cape Verde, dengan tiga orang dilaporkan meninggal. Kapal pesiar itu tiba di lepas pantai Kepulauan Canary pada 9 Mei dan para penumpangnya langsung dievakuasi.

Pada Selasa (12/5), Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) melaporkan 11 kasus hantavirus di kapal tersebut, dengan sembilan di antaranya dikonfirmasi sebagai virus Andes. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Daerah
Produk UMKM Dipromosikan Le...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.