- Home
-
- Luar Negeri
-
- Norwegia Batalkan Lisensi ...
Norwegia Batalkan Lisensi Eskpor Rudal, Kesiapan Tempur Malaysia Terganggu
Kamis, 14 Mei 2026, 20:32 WIBKUALA LUMPUR - Perdana Menteri (PM) Malaysia Anwar Ibrahim menyampaikan keberatan atas pencabutan lisensi ekspor rudal anti-kapal (Naval Strike Missile/NSM) oleh Norwegia.
Keberatan itu disampaikan langsung oleh Anwar kepada PM Norwegia Jonas Gahr Store lewat percakapan telepon, seperti disampaikan Anwar di Facebook dan dikutip di Kuala Lumpur, Kamis (14/5).
"Saya telah menyampaikan keberatan keras Malaysia dalam percakapan telepon dengan Perdana Menteri Norwegia, Jonas Gahr Store, terkait keputusan sepihak dan tidak dapat diterima dari Norwegia untuk mencabut lisensi ekspor sistem Naval Strike Missile (NSM) beserta sistem peluncurnya, dengan dalih melindungi keamanan Norwegia," kata Anwar.
Anwar menegaskan Malaysia telah memenuhi seluruh kewajiban dalam kontrak tersebut sejak 2018 secara cermat dan dengan itikad baik.
"Namun tampaknya Norwegia tidak merasa perlu menunjukkan sikap yang sama kepada kami maupun menjunjung itikad baik tersebut," tegasnya.
Menurut Anwar, langkah Norwegia itu akan berdampak serius terhadap kesiapan operasional pertahanan Malaysia dan program modernisasi Littoral Combat Ship (LCS).
Ia juga menilai langkah tersebut dapat menimbulkan dampak lebih luas terhadap keseimbangan kawasan.
"Kontrak bukanlah konfeti yang bisa ditebarkan secara sewenang-wenang. Jika pemasok pertahanan Eropa merasa berhak mengingkari komitmen tanpa konsekuensi, maka nilai mereka sebagai mitra strategis akan lenyap begitu saja," ujar Anwar.
- norwegia
- anwar ibrahim
Redaktur: Koran Jakarta
Penulis: Deri Henriawan
Berita Terkait:
-
Persija Gelar Launching Tim dan Jersi Baru, Usung Tema “Rise for Glory”
-
Karhutla Melanda Puncak Raung, Jalur Pendakian via Kalibaru Banyuwangi Ditutup
-
Pantauan IQAir: Kualitas Udara di Kota Tangerang Masih Terkategori Baik
-
Lahan Terbatas Bukan Hambatan, DPRD Depok Jadikan Yonif TP 899 Model Urban Farming
-
Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Kebakaran Lahan di Simpang Pelabuhan Dalam
-
Demutualisasi BEI Dimulai, OJK Pasang Rem Kepemilikan Saham Maksimal 5 Persen
-
Sempat Dihentikan Akibat Abu Vulkanik, Transjakarta Kembali Operasikan Lift dan Eskalator
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.