Gubernur Papua Tengah Meki Frits Nawipa: Papua Tidak Bisa Maju Jika Jalan Sendiri-Sendiri.

Kamis, 14 Mei 2026, 10:08 WIB

Gubernur Papua Tengah Meki Frits Nawipa menyebut pembangunan di seluruh Tanah Papua tidak bisa berjalan parsial atau sendiri-sendiri, namun membutuhkan sinergi dan kolaborasi yang kuat antarseluruh kepala daerah setempat.

Gubernur Meki Nawipa di Timika, Minggu, mengatakan kegiatan Forum Koordinasi Strategis Percepatan Pembangunan Papua yang dilaksanakan di Timika beberapa hari lalu menjadi ruang penting untuk menyatukan langkah, memperkuat koordinasi dan memastikan bahwa seluruh kebijakan pembangunan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat Papua.

Ket. Foto: Peserta Forum Koordinasi Strategis Percepatan Pembangunan Papua foto bersama Gubernur Papua Tengah Meki Fritz Nawipa, Gubernur Papua Barat Daya Elisa Kambu, Ketua Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Otsus Papua Velix Wanggai dan para Bupati, Wakil Bupati se-Tanah Papua, Selasa (12/5). — Sumber: Antara Foto

"Kita ingin dana Otsus benar-benar tepat sasaran, transparan dan dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat terutama orang asli Papua  melalui peningkatan pendidikan, kesehatan dan ekonomi masyarakat,” kata Meki Nawipa yang juga dipercaya sebagai Ketua Asosiasi  Kepala Daerah se-Tanah Pupua.

Dalam kegiatan yang berlangsung selama dua hari mulai Senin (11/5/2026) hingga Selasa (12/5/2026) di Hotel Horison Diana, Timika itu, dicapai sejumlah kesepakatan dan catatan penting antara lain: perlunya penguatan sinergi antara pusat dan daerah serta penguatan tiga pilar yakni Gubernur, DPRP dan MRP.

Selain itu, kegiatan forum koordinasi yang dihadiri para gubernur, wagub dari enam provinsi serta bupati/wakil bupati dari 42 kabupaten/kota se-Tanah Papua itu juga menghasilkan komitmen bersama untuk  mengimplementasikan interoperabilitas Sistem  Informasi Pemerintah Daerah (SIPD), Sistem Informasi Keuangan Daerah (SIKD) Otsus serta Sistem Informasi Percepatan Pembangunan  Papua (SIP3).

Forum juga merekomendasikan untuk dilakukan sensus orang asli Papua (OAP) sebagai basis data perencanaan dan penganggaran yang tepat sasaran, percepatan penyelesaian Peraturan Daerah Khusus (Perdasus) dan  Peraturan Daerah Provinsi (Perdasi) serta revisi PP Nomor 54 Tahun 2024 tentang Majelis Rakyat Papua (MRP).

Terakhir, forum juga berkomitmen untuk melaksanakan kegiatan tindak lanjut  teknis terkait revisi Peraturan Menteri Keuangan (PMK)  Nomor 33 Tahun 2024 dan penguatan tata kelola dana Otsus.

Meki Nawipa mengatakan seluruh hasil dan rekomendasi yang dicapai dalam forum tersebut tidak hanya menjadi dokumen tanpa aksi nyata.

"Oleh karena itu sangat penting untuk membangun komunikasi dan koordinasi antarkepala  daerah se-Tanah Papua untuk bekerja secara bersama-sama sebagaimana semangat pembangunan Papua yang mengusung tiga pilar utama pembangunan yaitu Papua Cerdas, Papua Sehat dan Papua Produktif," ujar mantan Bupati Paniai itu.

Lebih lanjut Meki Nawipa menyebut membangun Tanah Papua membutuhkan orang-orang  berintegritas  dan bertanggung jawab.

Karena itu, katanya, penguatan tata kelola sinergi pembangunan dan keberpihakan  terhadap OAP  harus menjadi fokus  bersama dalam kebijakan  yang dijalankan di masing-masing daerah.

Selama penyelenggaraan forum tersebut, juga hadir sejumlah nara sumber dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) serta berbagai pemangku kepentingan lainnya.

  • Gubernur Papua Tengah Meki Frits Nawipa

Redaktur: Yebdi Trismar

Penulis: Yebdi Trismar

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.