Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Perlombaan Cip AS-Tiongkok Makin Gencar Jelang Pertemuan Trump-Xi

📅 Rabu, 13 Mei 2026, 00:05 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Perlombaan Cip AS-Tiongkok Makin Gencar Jelang Pertemuan Trump-Xi Doc: AFP/Jade GAO
Ket. Sebuah cip NVIDIA dipamerkan di stan NVIDIA saat Pameran Rantai Pasokan Internasional Tiongkok (CISCE) di Beijing, baru-baru ini.

Perang Teknologi

BEIJING – Pada bulan April, Kongres Amerika Serikat (AS) mulai mempertimbangkan RUU Multilateral Alignment of Technology Controls on Hardware (MATCH) Act yang akan memperketat pembatasan akses Tiongkok terhadap peralatan berteknologi tinggi untuk produksi semikonduktor.

Langkah ini dinilai semakin memanaskan persaingan kecerdasan buatan (AI) antara AS dan Tiongkok.

Dilansir dari The Straits Times, jika disahkan, aturan tersebut akan menutup celah dalam kontrol ekspor AS dan berpotensi menghambat pengembangan AI Tiongkok yang sudah terdampak keterbatasan daya komputasi.

Upaya ini mencerminkan strategi Washington untuk mempertahankan keunggulan dalam perlombaan AI, sementara Beijing terus mendorong swasembada teknologi di tengah tekanan pembatasan ekspor.

Kementerian Perdagangan Tiongkok pada 25 April memperingatkan bahwa mereka akan memantau proses legislasi tersebut dan “dengan tegas mengambil langkah-langkah yang diperlukan”, serta menentang tindakan yang “menyalahgunakan kontrol ekspor”.

Ketegangan ini terjadi menjelang rencana pertemuan Presiden AS Donald Trump dan Presiden Tiongkok Xi Jinping di Beijing pada 13–15 Mei.

Meski pertemuan tersebut diharapkan menunjukkan suasana yang lebih hangat, para analis menilai persaingan teknologi tetap akan berlanjut.

Kyle Chan dari Brookings Institution mengatakan perusahaan AI Tiongkok masih tertinggal dalam akses komputasi.

Hal ini disebabkan pembatasan Cip AS, keterbatasan alternatif domestik, dan akses modal yang lebih kecil dibandingkan perusahaan AS.

Kondisi tersebut menegaskan ketergantungan Tiongkok pada semikonduktor canggih, yang masih menjadi titik lemah utama dalam persaingan teknologi global.

Sementara itu, Nicholas Wright dari Center for Strategic and International Studies (CSIS) menggambarkan perbedaan pendekatan kedua negara dalam AI.

“AS membangun mobil balap terbaik, sementara Tiongkok membangun sedan keluarga terbaik dengan harga terjangkau,” katanya kepada The Straits Times.

Ia menambahkan bahwa AS masih unggul dalam riset dan infrastruktur AI, meski Tiongkok terus mengejar, terutama di sisi perangkat keras.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Timnas Indonesia Juara FIFA Asean Cup 2026, Tundukkan Thailand 4-2 Lewat Adu Penalti
    final ideal, kekuatan berimbang, pertandingan yg menguras tenaga ...
  • Memahami Kaum Furry, Orang-orang yang Mengidentifikasi Dirinya sebagai Binatang
    Nah thats right thank you ~
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
Megapolitan
Blok Busana Tanah Abang Fav...
Megapolitan
Waspada Pengguna Motor Spor...
Megapolitan
UU DKJ Bisa Sulitkan KPU Su...
Advertisement
Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup, Modal Kuat Skuad Garuda Arungi Piala Asia 2027

Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup, Modal Kuat Skuad Garuda Arungi Piala Asia 2027

05 Oct 2026
Pilihan Pembaca
# 8
# 8
Desak dan 0,002 Detik yang Bersejarah
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.