Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

KKP Bantu 18 Kelompok Budi Daya Ikan di Lebak untuk Dukung Program Gemar Makan Ikan

📅 Selasa, 12 Mei 2026, 11:04 WIB | Oleh:
KKP Bantu 18 Kelompok Budi Daya Ikan di Lebak untuk Dukung Program Gemar Makan Ikan Doc: Antara Foto
Ket. Seorang pembudidaya ikan lele di Rangkasbitung Kabupaten Lebak, Banten tengah melakukan pemilihan ikan yang besar dan kecil agar meminimalisasi kematian.

Kementerian Kelautan dan Perikanan ( KKP) membantu sebanyak 18 kelompok budi daya ikan tawar di Kabupaten Lebak, Banten untuk mendukung program gemar makan ikan (Gemari), sekaligus meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat pedesaan di daerah itu.

"Kita berharap bantuan benih ikan lele itu dapat mendongkrak produksi ikan tawar," kata Kepala Bidang Pengelolaan Perikanan Budidaya Dinas Perikanan Kabupaten Lebak Deni Iskandar di Lebak, Selasa.

Pemerintah Kabupaten Lebak mengapresiasi kepedulian KKP menyalurkan bantuan benih ikan lele di 18 kelompok pembudidaya ikan tawar.

Meski penyaluran bantuan benih ikan lele belum disalurkan, namun tahun ini direalisasikan guna mendukung program Gemari juga peningkatan pendapatan ekonomi masyarakat pedesaan.

Selama ini, pengembangan budidaya ikan lele di Kabupaten Lebak relatif baik dan mampu memenuhi kebutuhan konsumsi masyarakat setempat.

Saat ini, produksi ikan lele sudah tidak didatangkan dari luar daerah, bahkan pembudidaya ikan sendiri mampu memasok ke wilayah Serang dan Tangerang.

Oleh karenanya, dari 644 kelompok pembudidaya ikan tawar diharapkan kedepannya mampu memenuhi permintaan pasar dan menjadi andalan ekonomi masyarakat setempat.

Produksi ikan tawar di Kabupaten Lebak rata -rata 4.500 ton per tahun dan terbanyak dari produksi ikan lele.

"Kami meyakini produksi ikan tawar cukup menjanjikan untuk meningkatkan pendapatan ekonomi, dan nanti bisa ditampung oleh program Makan Bergizi Gratis (MBG)," katanya menjelaskan.

Menurut dia, pemerintah daerah mendorong masyarakat agar membudayakan mengkonsumsi ikan menjadikan kebiasaan sebagai bagian dari gaya hidup sehat yang berkualitas.

Masyarakat membudayakan mengkonsumsi ikan, termasuk mencintai ikan lokal sehingga dapat membantu perekonomian nelayan dan pembudidaya ikan setempat.

Gemar mengkonsumsi ikan juga menyehatkan, karena ikan memiliki kandungan omega tiga, protein dan gizi yang berdampak baik bagi pertumbuhan maupun kesehatan anak serta dapat mencerdaskan otak.

"Kami terus mengoptimalkan kampanye dan mensosialisasikan kepada berbagai elemen masyarakat untuk membudayakan konsumsi ikan," katanya menjelaskan.

Sementara itu, Rohman, seorang pembudidaya ikan air tawar warga Cijoro Bendungan Desa Rangkasbitung Timur Kabupaten Lebak mengaku, dirinya memasok ikan lele untuk pedagang pecel lele di Lebak berkisar 2-3 ton per pekan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.