Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Serie A Italia: Como Lolos ke Kompetisi Eropa untuk Pertama Kali, Milan Makin Terpuruk

📅 Senin, 11 Mei 2026, 10:37 WIB | Oleh:
Serie A Italia: Como Lolos ke Kompetisi Eropa untuk Pertama Kali, Milan Makin Terpuruk Doc: AFP
Ket. Pemain AC Milan dan Atalanta berebut bola dalam laga Serie A Italia, Senin (11/5) dini hari WIB.

MILAN, ITALIA - Krisis yang membelit AC Milan kian memburuk setelah tumbang 2-3 dari Atalanta di San Siro, Minggu (11/5) dini hari WIB. Kekalahan tersebut membuat peluang Rossoneri kembali tampil di Liga Champions musim depan berada di ujung tanduk, sementara Como justru mencetak sejarah dengan memastikan tiket ke kompetisi Eropa untuk pertama kalinya.

Suasana San Siro berubah muram sesaat setelah peluit akhir dibunyikan. Siulan dan cemoohan menggema di stadion yang sebelumnya sudah ditinggalkan sebagian besar dari lebih 70 ribu penonton bahkan sebelum pertandingan usai. Skor akhir dinilai tidak sepenuhnya mencerminkan dominasi Atalanta sepanjang laga.

Sebelum meninggalkan tribun, kelompok ultras Milan meluapkan kemarahan mereka kepada pemilik klub, perusahaan investasi asal Amerika Serikat, RedBird. Nyanyian protes semakin keras setelah Ederson, Davide Zappacosta, dan Giacomo Raspadori membawa Atalanta unggul tiga gol hanya dalam waktu 51 menit.

Milan sempat memperkecil ketertinggalan melalui sundulan Strahinja Pavlovic pada menit ke-88 dan penalti Christopher Nkunku di masa injury time. Namun dua gol itu tak mampu menutupi buruknya performa tim asuhan Massimiliano Allegri.

“Tanggung jawab ada pada saya karena saya yang memimpin tim ini. Pekan depan kami menghadapi laga sulit melawan Genoa dan kami harus melakukan segala cara untuk menang,” ujar Allegri.

Meski masih bertahan di empat besar Serie A, Milan kini hanya unggul selisih gol dari AS Roma yang memiliki poin sama, 67 angka. Performa mereka terus menurun setelah hanya meraih tujuh poin sejak menaklukkan rival sekota, Inter Milan, dua bulan lalu.

Dalam periode tersebut, Milan cuma mencetak enam gol, bahkan separuhnya lahir dalam satu pertandingan. Puncak kekecewaan suporter terlihat ketika Rafael Leao, yang sebelumnya menjadi idola publik San Siro, ditarik keluar sebelum laga memasuki satu jam permainan.

Kekalahan itu sekaligus menutup hari buruk Milan karena dua pesaing utama mereka dalam perebutan tiket Liga Champions, Como dan Roma, sama-sama meraih kemenangan.

Como memastikan minimal satu tempat di UEFA Conference League setelah menang tipis 1-0 di markas Verona yang sudah terdegradasi. Gol tunggal Tasos Douvikas pada menit ke-71 menjadi penentu kemenangan klub asal tepi Danau Como tersebut.

Prestasi Como terbilang luar biasa mengingat mereka baru promosi ke Serie A pada 2024. Kini tim asuhan Cesc Fabregas bahkan masih berpeluang finis di empat besar karena hanya terpaut dua poin dari Milan di posisi keenam.

“Dua tahun lalu hari ini kami promosi ke Serie A, dan sekarang kami lolos ke kompetisi Eropa,” kata Fabregas.

“Tim, klub, dan para suporter berkembang bersama. Ini luar biasa. Dua puluh tahun lagi kami masih akan mengingat hari ini.”

Sementara itu, Roma meraih kemenangan dramatis 3-2 atas Parma lewat dua gol pada masa tambahan waktu. Hasil tersebut membuat persaingan menuju Liga Champions semakin panas sekaligus menambah tekanan kepada Milan dan Juventus yang hanya unggul satu poin di posisi ketiga.

Roma sempat berada di ambang kegagalan setelah Mandela Keita membawa Parma unggul tiga menit menjelang bubaran. Namun Devyne Rensch mencetak gol penyeimbang pada menit ketiga injury time sebelum kemudian dijatuhkan Sascha Britschgi di kotak penalti.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Pelatih PSS: Banyak Sekali yang Harus Dibenahi

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pelatih PSS: Banyak Sekali ...
Olahraga
Marc Marquez Juara Sprint M...
Olahraga
Sinner Mundur dari Shanghai...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.