- Home
-
- Megapolitan
-
- Pramono Anung Sebut Progra...
Pramono Anung Sebut Program Pilah Sampah Kurangi Beban di TPST Bantargebang
Minggu, 10 Mei 2026, 13:15 WIBJAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan bahwa program pilah sampah dari sumbernya diharapkan mengurangi beban pembuangan sampah di Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang.
"Secara resmi Pemerintah Jakarta mengadakan kegiatan pilah sampah sesuai dengan instruksi gubernur. Dan kegiatan ini tidak setengah-setengah karena semuanya berjalan serentak di lima kota dan juga di Pulau Seribu untuk melakukan pilah sampah," kata Pramono di Jakarta, Minggu (10/5).
Menurut dia, ketika program pilah sampah berjalan efektif, maka permasalahan sampah yang selama ini terjadi di Jakarta dapat ditangani dengan cepat karena jika sampah organik dan anorganik terpisah tentu bisa mengurangi beban pembuangan sampah ke TPST Bantargebang dan sampah yang dikirim nantinya hanya residunya saja.
"Saya meyakini kalau ini bisa berjalan berhasil. Jakarta hanya akan bisa menimbun residunya, tidak seperti sekarang. Kalau sekarang kan semuanya diangkut ke Bantargebang. Sekarang kita mulai dengan dipilah terlebih dahulu, organik dan anorganik dipisahkan," ujarnya.
Saat ini, Pemprov DKI Jakarta memiliki pengolahan sampah selain di Bantargebang, yaitu di RDF Rorotan serta beberapa TPS3R yang dimiliki Jakarta.
"Itulah yang akan menjadi penampung-penampung sampah. Mudah-mudahan dengan cara ini permasalahan sampah di Jakarta segera bisa teratasi dan tertangani," kata Pramono.
Selain itu, Pemprov DKI juga memberikan ruang izin untuk pasar-pasar yang ada di Jakarta, untuk mengelola sampahnya sendiri seperti yang dilakukan di Pasar Kramat Jati.
"Jakarta sebagai kota global berbudaya, tentunya kita akan menyambut itu. Tapi yang tidak kalah pentingnya adalah menjaga Jakarta tetap bersih, terutama dari sampah. Jaga Jakarta: bersih, pilah sampah akan menjadi gerakan yang masif di Jakarta," katanya.
- pilah sampah
- Pramono Anung
- TPST Bantargebang
- Gerakan Pilah Sampah
Redaktur: Sriyono
Penulis: Sriyono
Berita Terkait:
-
STY Respons Boikot Jakmania Jelang Persija vs Brisbane Roar, Singgung Pentingnya Suporter
-
Penutupan Soetta Bikin Kereta Makin Padat, Penumpang Daop 6 Yogyakarta Meningkat 12,5 Persen
-
Imbas Padatnya Antrean di Berbagai SPBU, Harga BBM Eceran dan Pertamini di Sulsel Naik Tinggi
-
Manchester City Sepakati Transfer Winger Palmeiras Allan Elias Senilai 754 Miliar Rupiah
-
Perlu Mengulik Potensi Daerah demi Ekonomi Berkelanjutan
-
PT Pertamina Perkuat Komitmen Jaga Ekosistem Laut di Perairan Sulawesi
-
Bantuan Air Bersih untuk Daerah Terdampak Kekeringan
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.