Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pertamina Pastikan Stok BBM di Kalteng Aman, Biosolar Capai 2,1 Juta KL

📅 Minggu, 10 Mei 2026, 11:34 WIB | Oleh:
Pertamina Pastikan Stok BBM di Kalteng Aman, Biosolar Capai 2,1 Juta KL Doc: Dok Pribadi Yazul
Ket. Kondisi antrean BBM di SPBU Lintau, Pangian, Tanah Datar, Sumatera Barat menjadi perhatian warga karena menyebabkan kepadatan kendaraan di sekitar lokasi, (10/5).

PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan memastikan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) untuk wilayah Kalimantan Tengah termasuk Kota Palangka Raya dalam kondisi aman serta mencukupi.

"Pertamax tersedia 1.172.000 liter, kemudian Pertalite tersedia lebih dari 3.300.000 liter," jelas Executive General Manager Regional Kalimantan PT Pertamina Patra Niaga Isfahani di Palangka Raya, Kalteng, Minggu.

Kemudian dia menjelaskan untuk Biosolar tersedia hingga 2.179.000 kiloliter dengan cakupan minimal hingga 11 hari. Kemudian akan ada pengiriman-pengiriman kembali untuk ketersediaan, sesuai dengan perencanaan.

"Artinya ini cakupan ini sangat kuat untuk kita amankan dan simulasi untuk pengiriman kargo itu sudah terencana," jelasnya.

Lebih lanjut Isfahani menjelaskan berkaitan dengan kondisi antrean panjang pengisian BBM khususnya di Palangka Raya, melalui beberapa langkah konkret yang akan dan sedang dilaksanakan saat ini diharapkan segera teratasi dan kembali normal.

Di antaranya yang pihaknya lakukan adalah dengan menyiagakan dan mengoperasikan SPBU secara 24 jam, kemudian juga melaksanakan pengiriman pasokan melalui terminal-terminal yang selama ini mendukung kebutuhan di Kalimantan Tengah khususnya Palangka Raya.

"Saat ini ditopang oleh terminal BBM di Pulau Pisau dan juga mendapatkan dukungan secara RAE atau Regular Alternative Emergency melalui Terminal BBM di Banjarmasin. Kami menambahkan juga untuk penguatan tersebut adalah 54 persen mobil tangki yang kita siapkan, siagakan untuk mendukung pendistribusian BBM," tegasnya.

Area Manager Communication, Relations & CSR Regional Kalimantan, Edi Mangun mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, tidak melakukan pembelian berlebih (panic buying) serta melakukan pengisian BBM sesuai kebutuhan dan ketentuan yang berlaku agar distribusi dapat berjalan lebih lancar dan merata.

“Kami berkomitmen menjaga kelancaran distribusi energi di wilayah Kalimantan Tengah melalui sinergi bersama pemerintah daerah serta lainnya," jelasnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...

BMKG Khawatirkan Durasi Musim Hujan yang Pendek

45 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Nasional
BMKG Khawatirkan Durasi Mus...
Nasional
Bapanas Proses 102 Tersangk...
Advertisement
Indonesia vs Singapura di GBK Hari Ini, Polri Siapkan 3.852 Personel

Indonesia vs Singapura di GBK Hari Ini, Polri Siapkan 3.852 Personel

25 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.