Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pertamina Diminta Gubernur Agustiar Sabran Menambah Depo BBM di Kalteng untuk Jaga Stabilitas Pasokan

📅 Minggu, 10 Mei 2026, 18:47 WIB | Oleh:
Pertamina Diminta Gubernur Agustiar Sabran Menambah Depo BBM di Kalteng untuk Jaga Stabilitas Pasokan Doc: ANTARA/Auliya Rahman
Ket. Petugas melayani warga mengisi bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertamax di SPBU Jalan G Obos, Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Sabtu (9/5).

PALANGKA RAYA, KALIMANTAN TENGAH - Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) Agustiar Sabran telah meminta Pertamina melakukan penambahan fuel terminal atau depo di wilayah provinsi setempat untuk menjaga stabilitas suplai bahan bakar minyak (BBM) agar tetap terjaga secara berkelanjutan.

"Kalteng ini ada tiga zona yakni barat, tengah dan timur. Zona barat sudah ada dua, yakni di Sampit dan Pangkalan Bun, sedangkan tengah ada di Pulang Pisau, dan zona timur tidak ada," kata Gubernur Kalteng di Palangka Raya, Minggu (10/5).

Fuel Terminal Pertamina merupakan tempat penerimaan, penyimpanan sekaligus penyaluran BBM skala besar, dengan fungsi transit utama sebelum didistribusikan ke stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) ataupun lainnya.

Gubernur Kalteng menilai minimal diperlukan penambahan satu fuel terminal terutama di zona timur yang meliputi Barito Timur, Barito Selatan, Barito Utara dan Murung Raya. Tujuannya agar alur dan suplai distribusi BBM lebih terjaga dan stabil secara berkelanjutan.

Keberadaan fuel terminal di wilayah tengah yang hanya ada satu unit, serta wilayah timur belum tersedia, dinilai belum sepenuhnya ideal.

"Melalui pertemuan dengan jajaran Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan, kami telah menyampaikan usulan terkait ini dan semoga bisa terwujud," tuturnya.

Lebih lanjut Agustiar juga mengingatkan agar masyarakat tak perlu melakukan pembelian panik atau panic buying terhadap BBM, mengingat saat ini upaya pemerintah maupun Pertamina sudah berjalan optimal, sehingga diharap tidak ada terjadi lagi antrean panjang BBM di SPBU.

Executive General Manager Regional Kalimantan PT Pertamina Patra Niaga Isfahani memaparkan di Kalimantan Tengah tersedia sedikitnya mencapai 75 SPBU reguler, kemudian sebanyak tiga depo atau fuel terminal, delapan SPBE, serta lainnya.

Dia mengatakan, pihaknya terus menjalin koordinasi dan sinergi bersama pemerintah daerah serta pemangku kepentingan terkait, termasuk menerima berbagai masukan atau usulan agar di antaranya penyaluran BBM dapat terlaksana dengan baik.

"Pertamina dalam pengembangan fasilitas terminal itu mengukur tentang kebutuhan, jangkauan. Karena dalam perekonomian, sebuah investasi juga perlu dipertanggungjawabkan secara pengembaliannya. Namun yang paling utama tentu bagaimana jangkauan, ketersediaan sampai dengan seluruh wilayah yang didistribusikan," terangnya. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Olahraga
Asian Games: Tim Voli Putra...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.