Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

PT KAI: Penerapan Kebijakan WFH Sebabkan Volume Penumpang Commuter Line Jabodetabek Turun

📅 Sabtu, 09 Mei 2026, 19:30 WIB | Oleh:
PT KAI: Penerapan Kebijakan WFH Sebabkan Volume Penumpang Commuter Line Jabodetabek Turun Doc: KAI Commuter

JAKARTA - KAI Commuter mencatat penurunan volume penumpang layanan Commuter Line Jabodetabek sembilan persen pada Jumat (8/5). Pengurangan tersebut terjadi karena banyak instansi pemerintah serta perusahaan swasta mulai menerapkan kebijakan work from home (WFH).

Total masyarakat yang menggunakan kereta komuter pada seluruh lintas pelayanan terpantau mencapai 436.520 orang. Pergerakan mobilitas masyarakat menuju kawasan pusat bisnis di Jakarta menunjukkan penurunan dibandingkan situasi pada hari kerja.

VP Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda, mengatakan situasi stasiun keberangkatan utama terpantau menjadi lengang. Beberapa stasiun penyangga di wilayah luar kota Jakarta tidak mengalami antrean yang sangat panjang seperti rutinitas pada biasanya.

“Stasiun-stasiun besar seperti Bogor, Bekasi, dan Tangerang kepadatan pengguna pada jam sibuk pagi hari (peak hour) tidak seramai hari kerja lainnya,” ujar Karina.

Karina merinci sejumlah daerah penyangga utama di Jakarta yang mengalami tingkat keterisian rangkaian jauh lebih rendah. Suasana lengang pada peron keberangkatan terlihat cukup kontras dibandingkan situasi pergerakan warga pada hari lainnya.

“Stasiun bogor mencatat sebanyak 23 ribu orang yang naik atau lebih rendah 23 persen jika dibanding pada hari kerja lainnya,” ucap Karina.

Angka penumpang di wilayah Sudimara serta Tangerang masing-masing merosot sebesar 14 persen dan 19 persen. Stasiun Bekasi Timur terpantau melayani 5.000 lebih pengguna pada saat data dirilis hari Jumat.

Kondisi stasiun kedatangan yang terletak pada kawasan perkantoran Sudirman dan Gondangdia terpantau landai sejak pagi. Penurunan volume tersebut turut dicatat petugas di wilayah Stasiun Juanda serta Stasiun Tebet yang mengarah ke Kota.

Manajemen operator tetap mengoperasikan jadwal perjalanan kereta api normal berdasarkan Grafik Perjalanan Kereta Api (Gapeka) rutin. Langkah tersebut bertujuan menjaga jarak aman antrean di stasiun meskipun terjadi penurunan jumlah warga yang sedang menggunakan transportasi.

“Sebanyak 1.063 perjalanan Commuter Line Jabodetabek tetap dioperasikan hari ini,” kata Karina.

Public Relations Manager KAI Commuter Indonesia (KCI), Leza Arlan, menyampaikan imbauan kepada seluruh masyarakat yang masih aktif beraktivitas. Ia meminta para pengguna setia layanan tetap mengutamakan aspek keselamatan diri sendiri serta mematuhi segala instruksi dari petugas.

“KAI Commuter mengimbau para pengguna yang tetap mengutamakan keselamatan dengan mengikuti arahan petugas di stasiun demi kenyamanan bersama. Untuk informasi terkini melalui aplikasi resmi dan media sosial resmi perusahaan di @commuterline,” kata Leza Arlan. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Advertisement
jjroyal-luwak
Advertisement
Kabut Asap Sampai Jakarta, Bandara Soetta Batalkan Dua Penerbangan

Kabut Asap Sampai Jakarta, Bandara Soetta Batalkan Dua Penerbangan

17 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.