Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Lebak wajibkan ponpes ramah anak cegah kekerasan seksual

📅 Sabtu, 09 Mei 2026, 22:57 WIB | Oleh:
Lebak wajibkan ponpes ramah anak cegah kekerasan seksual Doc: ANTARA/Mansur
Ket. JKepala Kepala Sub Bagian Tata Usaha Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lebak, Ajrum Firdaus.

Lebak -- Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, mewajibkan seluruh pondok pesantren (ponpes) menerapkan ramah anak untuk perlindungan anak dan mencegah tindakan kekerasan seksual pada santri.

"Kita jangan sampai terjadi kekerasan seksual dialami di lingkungan ponpes," kata Kepala Kepala Sub Bagian Tata Usaha Kantor Kemenag Lebak Ajrum Firdaus di Lebak, Jumat.

Pihaknya secara bertahap memenuhi kebutuhan sarana prasarana ponpes agar menerapkan lingkungan yang ramah terhadap anak. Selain itu mengoptimalkan pembinaan dan pengawasan kepada kiai dan ustadz guna melindungi dan memberi rasa aman kepada para santri yang tengah mendalami ilmu agama Islam.

Dalam pembinaan itu,  kata dia, diharapkan pengelola ponpes baik kiai dan ustadz dapat menanamkan akhlak, tauhid, dan akidah kepada santri. Pesantren merupakan pusat lembaga pendidikan agama Islam, kata dia, sehingga  harus menjadi teladan untuk membentuk akhlak karimah di masyarakat.

"Kami melakukan pembinaan dan pengawasan per triwulan di enam zona dengan jumlah 2.020 ,ponpes terdiri dari pesantren tradisional dan modern. Kami beberapa tahun terakhir ini juga tidak menerima laporan adanya korban kekerasan seksual di lingkungan pesantren," katanya

Menurut dia, saat ini ponpes yang sudah menerapkan ramah anak mencapai puluhan unit, antara lain Pesantren Latansa Mashiro, Pesantren Almizan, Pesantren Manahijussadat, dan Pesantren Al Azhar.

Ia mengatakan kebanyakan pesantren ramah anak memisahkan asrama atau tempat tinggal antara santri laki-laki dan perempuan. Selain itu pengajarnya bila perempuan ditangani oleh perempuan dan sebaliknya bila laki-laki ditangani oleh laki-laki.

"Kami menargetkan ke depan seluruh ponpes di Lebak bisa menerapkan sistem ramah anak, sehingga terbebas dari tindakan kekerasan seksual," katanya.

Sekretariat Ponpes Latansa Mashiro Rangkasbitung Suhendy Rochaendy mengatakan pihaknya melakukan penerapan lingkungan ramah anak agar santri bisa konsentrasi belajar saat menimba ilmu pengetahuan dengan aman dan nyaman.

Pesantren Latansa Mashiro yang yang masuk kategori pesantren modern menerapkan sistem santri selama 24 jam berada di lingkungan pesantren dan harus memiliki jiwa disiplin dengan mentaati semua aturan yang ketat, seperti tidak boleh bolos atau meninggalkan pesantren tanpa izin pengelola.

"Semua santri yang melakukan pelanggaran itu akan mendapat bimbingan agar mereka tidak mengulangi lagi perbuatan yang salah. Itu teguran untuk mendisiplinkan jiwa mereka," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Luar Negeri
Yunani Diguncang Demo Besar...
Luar Negeri
Sultan Oman dan PM Inggris ...
Luar Negeri
Ribuan Warga RD Kongo Melar...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

22 Oct 2026
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.