Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

WHO Sebut Lima Kasus Hantavirus Terkonfirmasi di Kapal Pesiar

📅 Jumat, 08 Mei 2026, 17:40 WIB | Oleh:
WHO Sebut Lima Kasus Hantavirus Terkonfirmasi di Kapal Pesiar Doc: AFP/Fabrice Coffrini
Ket. kepala WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus

JENEWA - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan pada Kamis (7/5) bahwa sekarang ada lima kasus hantavirus yang dikonfirmasi dari wabah kapal pesiar Atlantik, dengan tiga kasus lagi yang dicurigai dan memperingatkan bahwa kemungkinan akan ada lebih banyak kasus.

WHO menyatakan pihaknya memperkirakan wabah di kapal MV Hondius , yang saat ini berlayar dari Tanjung Verde ke Pulau Tenerife di Spanyol, akan terbatas selama langkah-langkah kesehatan masyarakat diterapkan dengan benar.

"Sejauh ini, delapan kasus telah dilaporkan, termasuk tiga kematian. Lima dari delapan kasus telah dikonfirmasi sebagai hantavirus dan tiga lainnya masih dicurigai," kata kepala WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus, kepada wartawan di Jenewa.

"Jenis hantavirus yang terlibat dalam kasus ini adalah virus Andes, yang ditemukan di Amerika Latin," imbuh dia.

"Mengingat masa inkubasi virus Andes yang bisa mencapai enam minggu, ada kemungkinan lebih banyak kasus akan dilaporkan," ungkap Tedros.

Kapal pesiar berbendera Belanda itu diketahui telah meninggalkan Ushuaia di Argentina pada 1 April untuk berlayar ke utara melintasi Samudra Atlantik menuju Tanjung Verde. Kapal tersebut berlayar ke utara menuju Tenerife pada Rabu (6/5).

Setelah meninggalkan Ushuaia dalam pelayaran Atlantiknya, kapal penjelajah itu berhenti di beberapa pulau terpencil di sepanjang perjalanan. Kapal tersebut singgah di wilayah Inggris dari tanggal 22 hingga 24 April. Operatornya mengatakan bahwa 30 penumpang telah turun di titik tersebut, termasuk korban jiwa pertama, seorang warga Belanda yang meninggal pada tanggal 11 April.

Penyakit langka ini biasanya menyebar dari hewan pengerat yang terinfeksi, umumnya melalui urin, kotoran, dan air liur. Virus Andes ditemukan di Amerika Selatan. Ini adalah satu-satunya jenis hantavirus yang penularannya dari manusia ke manusia telah didokumentasikan. AFP/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Advertisement
FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti

FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti

01 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.