Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tim DVI Temukan Total 17 Jenazah Korban Kecelakaan Bus ALS dengan Truk Tangki di Msui Rawas Utara

📅 Jumat, 08 Mei 2026, 19:43 WIB | Oleh:
Tim DVI Temukan Total 17 Jenazah Korban Kecelakaan Bus ALS dengan Truk Tangki di Msui Rawas Utara Doc: antara foto
Ket. Tim DVI Polri

PALEMBANG - Tim Disaster Victim Identification (DVI) Pusdokkes Polri menemukan total 17 jenazah korban kecelakaan Bus Antar Lintas Sumatera (ALS) dan truk tangki di Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Sumatera Selatan, dari 16 kantong jenazah yang diterima di RS Bhayangkara Moh Hasan Palembang.

Kepala RS Bhayangkara Moh Hasan Palembang Kombes Pol Budi Susanto di Palembang, Jumat (8/5), mengatakan penemuan tersebut didapat setelah tim melakukan pemeriksaan ulang terhadap seluruh kantong jenazah korban.

“Pada hasil penelusuran dan pendalaman hari ini, kami menemukan 17 body part atau tubuh jenazah dari 16 kantong jenazah,” katanya.

Ia menjelaskan dalam satu kantong jenazah ditemukan dua bagian tubuh yang saling menempel di area ketiak sehingga jumlah korban bertambah setelah dilakukan rekonsiliasi. Satu bagian tubuh tambahan tersebut diduga merupakan anak berusia di bawah lima tahun.

“Kami belum bisa menentukan jenis kelaminnya karena kondisinya lebih kecil dan hancur. Namun dari beberapa bagian tubuh yang diperiksa, kami menduga itu anak-anak usia di bawah lima tahun,” katanya menjelaskan.

Tim DVI saat ini masih fokus melakukan identifikasi korban melalui pencocokan data antemortem dan postmortem yang diperoleh dari keluarga korban.

Informasi keluarga korban diterima melalui layanan hotline maupun secara langsung di pos antemortem RS Bhayangkara Moh Hasan Palembang.

Untuk berbagai properti yang ditemukan pada korban seperti aksesoris dan gigi belum dapat dijadikan dasar penetapan identitas secara pasti.

Sehingga, tim DVI tidak berpedoman pada data manifest penumpang, melainkan fokus pada identifikasi forensik.

"Mengenai data manifest memang secara khusus kami tidak memegang data tersebut siapa penumpangnya siapa, karena memang sama-sama kita ketahui rekan-rekan bahwa bus ini kan tidak seperti pesawat yang setiap orang naik harus punya tiket. Tapi yang kita lakukan di sini hanya terfokus kepada identifikasi saja,” kata Budi.

Sementara itu, total korban meninggal dunia akibat kecelakaan tersebut kini mencapai 18 orang, terdiri atas 17 korban meninggal di lokasi kejadian dan satu korban meninggal setelah menjalani perawatan medis.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
Nasional
Pembangunan Harus Dirasakan...
Ekonomi
Gerakan Pangan Murah Hadir ...
Advertisement
Hasil Akhir Persija vs Arema FC: Macan Kemayoran Sikat Singo Edan 5-1, Rebut Puncak Klasemen Super League

Hasil Akhir Persija vs Arema FC: Macan Kemayoran Sikat Singo Edan 5-1, Rebut Puncak Klasemen Super League

21 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.