Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkot Semarang Mempercepat Penanganan Tanah Longsor di Kalialang Gunungpati

📅 Kamis, 07 Mei 2026, 23:15 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemkot Semarang Mempercepat Penanganan Tanah Longsor di Kalialang Gunungpati Doc: Antara
Ket. Pekerja memasang instalasi listrik di lokasi bencana tanah longsor di Kalialang, Gunungpati, Semarang.

Semarang - Pemerintah Kota Semarang terus mengebut penanganan dampak bencana tanah longsor di kawasan Kalialang, Kelurahan Sukorejo, Kecamatan Gunungpati, mulai infrastruktur hingga pengiriman bantuan.

Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti, di Semarang, Kamis, menyebut berbagai langkah percepatan langsung dilakukan, mulai dari penanganan darurat, pemulihan akses lingkungan, hingga pemenuhan kebutuhan warga terdampak.

Ia menegaskan bahwa Pemkot Semarang tidak hanya hadir saat bencana terjadi, tetapi juga memastikan proses pemulihan berjalan cepat agar warga segera kembali merasa aman dan nyaman.

"Keselamatan warga menjadi prioritas utama. Karena itu seluruh OPD kami minta bergerak cepat dan saling terintegrasi agar penanganan di lapangan benar-benar dirasakan masyarakat," katanya.

Sejak hari pertama kejadian, penanganan dilakukan secara gotong royong melibatkan BPBD, Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim), Dinas Sosial, kecamatan, kelurahan, TNI, relawan, hingga warga sekitar.

Memasuki progres penanganan, Pemkot Semarang mulai melakukan pembersihan akses jalan agar mobilitas bantuan dan aktivitas warga kembali lancar.

Disperkim bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Koramil, Kecamatan Gunungpati, dan Kelurahan Sukorejo juga melakukan perbaikan atap bangunan penampungan sementara guna meningkatkan kenyamanan warga selama masa tanggap darurat.

Di saat bersamaan, dapur umum yang dikelola ibu-ibu PKK Kelurahan Sukorejo terus aktif menyediakan kebutuhan konsumsi harian bagi warga terdampak.

Selain itu, BPBD Kota Semarang turut menyalurkan bantuan darurat berupa paket sembako untuk dapur umum, selimut, matras, dan terpal.

Sebagai tambahan, Dinas Sosial juga menyalurkan bantuan tambahan, berupa sepuluh kasur lipat dan dua kardus makanan siap saji guna mendukung kebutuhan warga di pengungsian.

Tidak berhenti pada penanganan darurat, kata dia, Pemkot Semarang juga mulai masuk pada tahap pemulihan lingkungan.

Disperkim telah menyusun rencana teknis dan kebutuhan anggaran untuk perbaikan infrastruktur terdampak, mulai dari pavingisasi jalan lingkungan.

Kemudian, perbaikan drainase, instalasi penerangan dan listrik, sanitasi air bersih, hingga pembenahan fasilitas penampungan sementara.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Polri Gelar Upacara Serah Terima Panji Tribrata

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Polri Gelar Upacara Serah T...
Megapolitan
Gubernur DKI Cek Pelayanan ...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.