Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kemenko PM Terus Berupaya Dorong Ekosistem UMKM dan Ekraf Berbasis Kawasan

📅 Selasa, 05 Mei 2026, 16:30 WIB | Oleh:
Kemenko PM Terus Berupaya Dorong Ekosistem UMKM dan Ekraf Berbasis Kawasan Doc: Humas Kemenko PM
Ket. Menko PM Muhaimin Iskandar (tengah) bersama Menteri Ekraf Teuku Riefky Harsya (kanan) serta Menteri UMKM Maman Abdurrahman

JAKARTA - Kementerian Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Kemenko PM) memperkuat sinergi lintas kementerian guna mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui pengembangan UMKM kreatif berbasis kawasan nasional. Langkah tersebut dibahas dalam Rapat Tingkat Menteri yang dipimpin Menko PM Muhaimin Iskandar bersama Menteri UMKM dan Menteri Ekonomi Kreatif.

Muhaimin menegaskan UMKM dan ekonomi kreatif menjadi sektor strategis pengentasan kemiskinan. Salah satunya melalui pemberdayaan berkelanjutan yang inklusif bagi masyarakat.

“Pemerintah memastikan UMKM dan ekonomi kreatif menjadi bagian integral dari Program Kerja Prioritas Nasional. Kita ingin setiap program negara memberikan efek domino yang nyata bagi pelaku usaha kecil dan masyarakat rentan,” kata Muhaimin Iskandar saat diwawancarai awak media di MBloc Space, Jakarta, Senin (4/5).

Kini, kata Muhaimin, pemerintah kini fokus membangun ekosistem usaha yang kompetitif, inklusif, dan terjangkau, terutama bagi kelompok masyarakat menengah ke bawah dan rentan. Menurutnya, penguatan sektor produktif rakyat harus menjadi instrumen utama agar program pengentasan kemiskinan berjalan lebih efektif dan berdampak langsung.

Senada, Menteri UMKM Maman Abdurrahman menegaskan pemerintah memperkuat intervensi bagi pelaku usaha mikro di wilayah kantong kemiskinan secara nasional.

“Kami memastikan pengusaha UMKM memperoleh akses pembiayaan, pendampingan, dan pasar sebagai tindak lanjut Inpres Nomor Delapan Tahun 2025,” kata Maman.

Ia menjelaskan, penguatan itu dilakukan melalui pemutakhiran basis data UMKM dengan integrasi Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) dan platform SAPA UMKM. Pemerintah juga menyalurkan dukungan melalui kartu usaha, Kredit Usaha Rakyat (KUR), hingga skema pembiayaan Permodalan Nasional Madani (PNM).

“Kami memutakhirkan data UMKM melalui integrasi DTSEN dan SAPA. Dukungan disalurkan lewat kartu usaha, KUR, dan pembiayaan PNM,” ucap Maman.

Sementara, Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya menilai sektor ekonomi kreatif memiliki potensi besar sebagai jalan keluar bagi masyarakat miskin dan miskin ekstrem.

“Ekraf berpotensi besar memberdayakan kelompok rentan, kami percepat talenta dan pembiayaan demi pertumbuhan baru berkelanjutan bagi masyarakat luas,” kata Teuku Riefky Harsya.

Pemerintah menyoroti Blok M sebagai contoh sukses pengembangan ekosistem UMKM dan ekonomi kreatif berbasis komunitas. Kawasan itu dinilai layak direplikasi melalui Program Pasar 1.001 Malam. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Daerah
Eri Cahyadi Tegaskan Tak Ad...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.