Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

 Selamat, AirNav Pimpin Task Force ICAO di Asia Pasifik

📅 Senin, 04 Mei 2026, 13:55 WIB | Oleh:
 Selamat, AirNav Pimpin Task Force ICAO di Asia Pasifik Doc: Dok. istimewa
Ket. Direktur Operasi Setio Anggoro dalam forum Chairperson of APAC Project 30/10 Task Force oleh ICAO

TANGERANG —AirNav Indonesia terus membuktikan kemampuannya untuk berperan aktif di dunia aviasi internasional. Baru-baru ini, AirNav ditunjuk sebagai Chairperson of APAC Project 30/10 Task Force oleh International Civil Aviation Organization (ICAO) untuk memimpin implementasi peningkatan efisiensi ruang udara di kawasan Asia Pasifik.

Penunjukan AirNav Indonesia, dalam hal ini Direktur Operasi Setio Anggoro, dalam forum tersebut menandai peran strategis Indonesia dalam pengelolaan ruang udara di kawasan Asia Pasifik. Momentum ini juga semakin menegaskan kepercayaan internasional terhadap kapasitas Indonesia dalam mendukung implementasi transformasi navigasi udara, khususnya di kawasan Asia Pasifik.

Sebagai informasi, keterpilihan AirNav Indonesia dinominasikan oleh Malaysia, yang didukung penuh anggota ICAO Asia Pasifik lainnya, seperti Mongolia, Pakistan, Singapura, dan Thailand.

”(Penunjukan) ini mencerminkan kepercayaan negara-negara di kawasan terhadap kapasitas Indonesia dalam memimpin koordinasi lintas negara di sektor navigasi penerbangan,” ungkap Setio Anggoro dalam keterangan resminya, Senin (4/5).

Untuk diketahui, APAC Project 30/10 Task Force merupakan bagian dari implementasi Project 30/10, sebuah inisiatif global ICAO yang bertujuan meningkatkan efisiensi pengelolaan ruang udara melalui optimalisasi pengaturan jarak antar pesawat (separation minima), dengan tetap mengedepankan aspek keselamatan.

Setio menjelaskan, dalam beberapa dekade terakhir, peningkatan kapasitas penerbangan umumnya bergantung pada pembangunan infrastruktur fisik seperti bandara dan landasan pacu. Melalui Project 30/10, pendekatan tersebut mulai bergeser ke arah optimalisasi sistem.

Dalam industri penerbangan, efisiensi operasional menjadi faktor penting dalam menjaga kinerja dan daya saing. Menurutnya, implementasi kebijakan di kawasan Asia Pasifik menghadapi tantangan tersendiri, mengingat perbedaan tingkat kesiapan teknologi, regulasi, serta karakteristik ruang udara antarnegara.

“Implementasi program ini membutuhkan pendekatan kolaboratif antarnegara dengan tingkat kesiapan yang berbeda. Fokusnya adalah memastikan efisiensi dapat dicapai tanpa mengurangi aspek keselamatan,” ujar Setio Anggoro.

Dia menambahkan, efisiensi operasional dan agenda Keberlanjutan menjadi salah satu fokus utama ICAO saat ini. Optimalisasi ruang udara mendukung pengelolaan penerbangan yang lebih efisien dipercaya akan berkontribusi besar terhadap upaya peningkatan kinerja lingkungan di sektor aviasi.

Tidak hanya terpilih sebagai pimpinan dalam pelaksanaan proyek strategis tersebut, AirNav Indonesia juga didaulat menjadi tuan rumah pertemuan perdana APAC Project 30/10 Task Force, di Tangerang, Banten, pada 16–18 Juni 2026.

Dalam laporan pelaksanaan Kick Off Meeting of the APAC Project 30/10 Task Force (AP30-10/TF/1) yang dipublikasikannya, Sekretariat ICAO menyampaikan apresiasi kepada AirNav Indonesia atas kesediaannya menjadi tuan rumah pertemuan tersebut.

Selain membahas sejumlah isu penting, agenda pertemuan juga menjadwalkan kunjungan para peserta ke Jakarta Air Traffic Control Centre (JATSC) yang dikelola AirNav Indonesia.

“Kebetulan, AirNav Indonesia saat ini baru saja mengimplementasikan sistem baru, yaitu ATMAS untuk meningkatkan kualitas sistem pelayanan navigasi nasional. Mereka ingin melihat ini,” pungkas Setio Anggoro.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Mesin Diperkuat, Indonesia Tak Mau Terus Bergantung Impor
    Langkah strategis Ditjen ILMATE Kemenperin yang disampaikan oleh ...
  • Kemenperin Catat Sektor Industri Mainan Indonesia Serap 15.663 Naker
    Pencapaian surplus ekspor industri mainan nasional yang tembus ...
  • Timnas Indonesia Juara FIFA Asean Cup 2026, Tundukkan Thailand 4-2 Lewat Adu Penalti
    final ideal, kekuatan berimbang, pertandingan yg menguras tenaga ...
  • Memahami Kaum Furry, Orang-orang yang Mengidentifikasi Dirinya sebagai Binatang
    Nah thats right thank you ~
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
Ekonomi
Kemarau Panjang, Harga Caba...

DPR sahkan UU Satu Data Indonesia

1 jam lalu | Fajar Alim M

Nasional
DPR sahkan UU Satu Data Ind...
Advertisement
Presiden Prabowo Anugerahkan Tanda Kehormatan Bintang Mahaputera kepada Tujuh Tokoh TNI.

Presiden Prabowo Anugerahkan Tanda Kehormatan Bintang Mahaputera kepada Tujuh Tokoh TNI.

06 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.