Pemkot Cirebon Percepat Normalisasi Sungai Sukalila Guna Tata Kawasan

Senin, 04 Mei 2026, 16:50 WIB

CIREBON -- Pemerintah Kota Cirebon, Jawa Barat, mempercepat normalisasi Sungai Sukalila melalui kerja sama dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Cimanuk-Cisanggarung guna meningkatkan kualitas lingkungan dan penataan kawasan di daerah tersebut.

Wali Kota Cirebon Effendi Edo di Cirebon, Senin, mengatakan percepatan itu ditandai dengan dimulainya tahap awal pekerjaan di aliran Sungai Sukalila yang kini sudah terlihat di lokasi.

Ket. Foto: Kondisi kawasan Sungai Sukalila di Kota Cirebon, Jawa Barat. — Sumber: ANTARA/Fathnur Rohman

Ia menjelaskan proyek tersebut sepenuhnya dilaksanakan oleh BBWS, sementara pemerintah daerah berperan dalam mendukung melalui fasilitasi serta pengkajian desain yang diajukan.

Menurut dia, koordinasi antara kedua pihak telah dilakukan berulang kali, termasuk dalam pembahasan desain yang mengalami sejumlah penyesuaian untuk hasil yang lebih baik.

Ia menuturkan pekerjaan normalisasi diawali dari Sungai Sukalila, selanjutnya akan dilanjutkan ke Kali Baru sebagai bagian dari penataan berkelanjutan.

“Sekarang tahap awal sudah dimulai. Mungkin terlihat sudah ditutup sama seng, Sungai Sukalila dulu yang dikerjakan,” ujarnya.

Ia mengatakan target penyelesaian proyek tersebut mengikuti jadwal yang telah ditetapkan oleh BBWS, yakni diupayakan rampung pada tahun ini.

“Kami targetkan sesuai dengan jadwal dari BBWS, mudah-mudahan di tahun ini selesai,” katanya.

Lebih lanjut, ia menyebutkan pemerintah daerah tidak terlibat dalam aspek teknis pengerjaan, melainkan hanya memberikan persetujuan serta memfasilitasi kebutuhan perencanaan.

Dalam desain yang telah disepakati, kata Edo, kawasan Sungai Sukalila nantinya akan dilengkapi fasilitas seperti jalur jogging, taman, serta jembatan penghubung antarwilayah.

Ia menambahkan ke depan terdapat rencana pengembangan lanjutan, berupa penjernihan air sungai.

  • Normalisasi Sungai

Redaktur: Koran Jakarta

Penulis: Antara, Sujar

Berita Terbaru

Polri Raih Rekor MURI Tanam Bawang Putih Serentak di Lahan Terluas

Kebakaran di Jalan Pisangan Baru Tengah, Matraman, Jakarta Timur Anguskan Tiga Rumah

Pemprov Gorontalo Lakukan Efisiensi Belanja dan Prioritas Program Berdampak Langsung ke Masyarakat untuk Jaga Kemandirian Fiskal

Menkomdigi: 99,9 Persen BTS Terdampak Gempa NTT Sudah Pulih

Pemprov Jambi Bangun Kesadaran Masyarakat untuk Taat Bayar Pajak Kendaraan Lewat Undian Berhadiah

Jelang Maulid Nabi, Pemprov Babel Pastikan Stok Bawang dan Cabai Cukup

BMKG Ingatkan Masyarakat untuk Waspadai Gelombang Tinggi 2,5 Meter di Perairan Kalsel

Trailer Terbaru 'Dune: Part Three' Ungkap Sisi Gelap Paul Atreides, Perang Besar dan Konspirasi Mematikan

Pemprov DKI Jakarta Ungkap Alasan Rekayasa Cuaca Belum Dapat Dilakukan

TNI AL Gagalkan Penyelundupan 75,7 Ton Pasir Timah ke Malaysia

Bromo Kembali Dibuka Tengah Malam Nanti, Wisatawan Bisa Berkunjung Lagi dengan Aman

80 Perusahaan Bekerja Sama PAL Jaya

Insidious 6 Ubah Aturan Besar, The Further Jadi Teror ke Dunia Nyata

Kementerian Pariwisata: Berikut Destinasi Wisata yang Masih Ditutup Pascagempa di NTT

Cuaca Kering dan Panas Sulitkan Pemadaman Karhutla di Kalsel

Berikut Daftar Destinasi Piknik yang Masih Ditutup Usai Gempa NTT

Hadapi Musim Kemarau, Pemkab Barito Utara Bentuk Satgas Kesiapsiagaan Karhutla dan Pengawasan BBM

Daerah-daerah Siaga Kebakaran Hutan dan Lahan

Pintu Futures Lite Bidik Trader Pemula, Tawarkan Leverage hingga 25 Kali

Bappeda Memilih Bus Sekolah Khusus Buat Difabel Masuk Nominasi Penghargaan

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.