Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Hujan Ringan Berpeluang Guyur Sebagian Wilayah NTB Sepekan ke Depan

📅 Senin, 04 Mei 2026, 11:45 WIB | Oleh: Tim Penulis
Hujan Ringan Berpeluang Guyur Sebagian Wilayah NTB Sepekan ke Depan Doc: ANTARA
Ket. Arsip - Pengendara motor saat melintas ketika terjadi hujan di wilayah Kabupaten Lombok Tengah, Provinsi NTB di awal Mei 2025.

MATARAM – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan hujan intensitas ringan berpeluang mengguyur sebagian besar wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB) dalam sepekan ke depan.  

Prakirawan Stasiun Meteorologi Zainuddin Abdul Madjid (ZAM), Kadek Katriavi, di Mataram, Senin (04/5), mengatakan kondisi cuaca secara umum didominasi cerah hingga cerah berawan.

"Hujan ringan masih berpotensi terjadi di NTB pada awal Mei 2026," ujar dia.

Pada 4 sampai 6 Mei 2026, cuaca di NTB secara umum diprakirakan cerah berawan hingga hujan ringan. Potensi hujan ringan tersebut dapat disertai petir dan angin kencang, terutama di wilayah Lombok Barat, Lombok Utara, Lombok Timur, Sumbawa, Bima, dan Dompu.

Katriavi menuturkan suhu udara berkisar antara 23 sampai 33 derajat Celsius. Arah angin bertiup dari timur laut hingga tenggara dengan kecepatan maksimum 35 kilometer per jam.

Memasuki periode 7 sampai 10 Mei 2026, pola cuaca relatif serupa berupa cerah hingga hujan ringan. Hujan berpotensi terjadi di wilayah Lombok Barat, Lombok Utara, Sumbawa Barat, Sumbawa, Bima, dan Dompu dengan suhu udara berkisar 23 hingga 32 derajat Celsius.

"Angin permukaan bertiup dengan variasi arah dominan dari timur hingga selatan. Kecepatan angin maksimum mencapai 35 kilometer per jam," kata Katriavi.

Ia mengimbau masyarakat untuk selalu waspada terhadap perubahan cuaca yang terjadi secara tiba-tiba lantaran beberapa daerah masih dalam proses peralihan musim, meski sebagian sudah memasuki musim kemarau.

Berdasarkan pemberitaan sebelumnya, Stasiun Klimatologi BMKG NTB memprediksi hujan masih tergolong tinggi di wilayah Nusa Tenggara Barat pada dasarian I Mei 2026 atau periode 1 sampai 10 Mei.

Peluang curah hujan di atas 50 milimeter per dasarian mencapai 80 hingga lebih dari 90 persen dan merata di hampir seluruh provinsi tersebut. Bahkan, hujan dengan intensitas lebih dari 100 milimeter per dasarian sebesar 60 sampai 90 persen berpotensi terjadi hampir di seluruh wilayah Pulau Lombok, Kabupaten. Sumbawa Barat, dan Kabupaten Sumbawa.

Analisa BMKG menyebutkan musim kemarau tahun ini memiliki karakter yang lebih kering dan berdurasi lebih panjang ketimbang kondisi normal. NTB mengalami puncak kemarau pada Juli sampai September 2026.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Potensi Tsunami hingga 15 Meter di Cilacap, BMKG Perkuat Edukasi dan Simulasi Evakuasi

Potensi Tsunami hingga 15 Meter di Cilacap, BMKG Perkuat Edukasi dan Simulasi Evakuasi

21 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.