Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ikan Terbaik, Tangkapan Nelayan Lebak Go International

📅 Minggu, 03 Mei 2026, 11:51 WIB | Oleh:
Ikan Terbaik, Tangkapan Nelayan Lebak Go International Doc: ist
Ket. hasil tangkapan nelayan

LEBAK – Langkah bagus ditempuh Pemkab Lebak, Banten, yang mengekspor ikan hasil tangkapan nelayan. Sebab produksi ikan tangkap nelayan pesisir selatan Kabupaten Lebak, masuk kategori terbaik di Indonesia.

Kepala Bidang Pengelolaan Perikanan Tangkap Dinas Perikanan Kabupaten Lebak Rizal Ardiansyah di Lebak, Minggu , mengatakan jenis ikan yang menembus pasar ekspor itu kebanyakan jenis ikan pelagis besar di antaranya ikan tuna, cakalang, layur, tenggiri, marlin, dan wahoo dengan harga bervariasi berkisar Rp30 ribu sampai Rp95 ribu per kilogram.

Untuk ikan pelagis besar, kata dia, ekspor ke luar negeri melalui perusahaan dari Jakarta.

Populasi ikan pelagis besar itu habitatnya di perairan Samudera Hindia laut dalam, sehingga memiliki kualitas terbaik.

"Kita memiliki potensi besar tangkapan jenis ikan pelagis di perairan Samudera Hindia, namun setahun terkadang beberapa bulan nelayan tidak melaut akibat dilanda cuaca buruk dan berbeda dengan perairan Banten bagian utara," kata Rizal.

Menurut dia, pihaknya memastikan perputaran uang dari hasil tangkapan nelayan berdasarkan laporan Tempat Pelelangan Ikan (TPI) mencapai Rp5 miliar per bulan dan terbesar dari ikan pelagis.

Saat ini, jumlah nelayan aktif di pesisir selatan Lebak tercatat 4.462 nelayan dengan ditopang 216 unit kapal berukuran 11-20 GT tersebar di 11 TPI dengan produksi tangkapan sekitar 7.000 ton per tahun.

Populasi kelompok ikan pelagis beraktivitas secara bergerombol dan melakukan migrasi.

Oleh karena itu, ikan dalam kelompok pelagis mengandung minyak hingga 30 persen di jaringan tubuh mereka dan dalam rongga perut.

Ikan-ikan pelagis yang banyak mengandung minyak dan memiliki kandungan protein cukup besar.

"Kami minta nelayan terus tingkatkan produksi tangkapan ikan pelagis guna meningkatkan kesejahteraan nelayan," katanya menjelaskan.

Sementara itu, Ketua Koperasi Nelayan Bina Muara Sejahtera Binuangeun, Kabupaten Lebak, Wading mengatakan produksi tangkapan nelayan juga sebagian menembus pasar ekspor dari jenis ikan pelagis besar melalui perusahaan dari Jakarta, sehingga dapat meningkatkan pendapatan ekonomi nelayan.

"Kami memiliki anggota hingga ratusan nelayan dan kehidupan mereka cukup sejahtera dari hasil tangkapan ikan," katanya menjelaskan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Memahami Kaum Furry, Orang-orang yang Mengidentifikasi Dirinya sebagai Binatang
    Nah thats right thank you ~
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...

Jumlah Anggota DPRD Kemungkinan Turun

29 menit yang lalu | Sujar

Megapolitan
Jumlah Anggota DPRD Kemungk...

Hudson: Supporter Stadion Utama GBK Sangat Fanatik

31 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Hudson: Supporter Stadion U...
Nasional
Makna Dibalik Peristiwa di ...
Luar Negeri
Trump Klaim Iran Hampir Men...
Megapolitan
516 Angkot Bogor Masih Dibu...

Pembangunan Karakter Harus Berisi Nilai-nilai Toleransi

59 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Pembangunan Karakter Harus ...
Advertisement
Gila, 350 Rekor Lahir di Asian Games Jepang

Gila, 350 Rekor Lahir di Asian Games Jepang

04 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.