Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BMKG Prakirakan Cuaca Jakarta Minggu Ini: Dominan Berawan Tebal, Hujan Ringan hingga Sedang di Sejumlah Wilayah

📅 Minggu, 03 Mei 2026, 04:45 WIB | Oleh: Tim Penulis
BMKG Prakirakan Cuaca Jakarta Minggu Ini: Dominan Berawan Tebal, Hujan Ringan hingga Sedang di Sejumlah Wilayah Doc: Antara
Ket. Ilustrasi - Seorang warga menggunakan payung menyeberangi jalan saat hujan di kawasan Jalan MH Thamrin, Jakarta.

Jakarta - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan sebagian besar wilayah DKI Jakarta diselimuti awan tebal pada Minggu (3/5) pagi.

Berdasarkan data dari laman resmi BMKG di instagram @infobmkg di Jakarta, Minggu, kondisi cuaca diselimuti awan tebal ini merata terjadi di DKI Jakarta pukul 07.00 WIB pagi, kecuali di Kabupaten Kepulauan Seribu yang diperkirakan diguyur hujan dengan intensitas ringan.

Kondisi cuaca diselimuti awan tebal ini berlanjut pada pukul 10.00 WIB di sejumlah wilayah di Jakarta seperti Jakarta Pusat, Jakarta Barat, Jakarta Timur, dan Jakarta Selatan. Sementara hujan dengan intensitas ringan diperkirakan mengguyur wilayah Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu.

Hujan dengan intensitas ringan merata turun di sebagian besar wilayah DKI Jakarta pada Minggu siang mulai pukul 13.00 WIB.

Cuaca hujan dengan intensitas ringan berlanjut hingga sore hari di Jakarta Pusat, Jakarta Barat, Jakarta Timur, Jakarta Utara, dan Kepulauan Seribu di Minggu sore. Sementara hujan dengan intensitas sedang turun di Jakarta Selatan pada pukul 16.00 WIB.

Pada malam harinya, hujan dengan intensitas ringan masih mengguyur Jakarta Timur dan Jakarta Utara. Sementara wilayah lain seperti Jakarta Barat, Jakarta Pusat, Jakarta Selatan, dan Kepulauan Seribu diselimuti awan tebal.

Kemudian pada pukul 22.00 WIB seluruh wilayah di DKI Jakarta diprediksi diselimuti awan tebal hingga Senin (4/5) dini hari.

Untuk suhu udara di DKI Jakarta diperkirakan berkisar antara 24 hingga 29 derajat Celsius. BMKG juga menyatakan bahwa kecepatan angin berkisar antara 1-18 kilometer per jam.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
  • Kemenperin Pacu Industri Halal Tembus Pasar Global Lewat Halal Indo 2026
    Langkah mendorong penyerapan 60 persen vendor lokal di ...
  • Bukan Sekadar Ekspor, Industri Pangan Indonesia Kejar Posisi di Rantai Nilai Global
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai posisi manufaktur Indonesia ...
  • Industri Besar di Kaltim Didorong Wajib Serap 60 Persen Vendor dan UMKM Lokal.
    Langkah Komisi VII DPR RI dalam mendorong regulasi ...
Megapolitan
Menteri ESDM Bahlil Terpant...
Luar Negeri
KBRI Ungkap Puluhan WNI ber...

Mendulang emas di Sungai Mahakam

29 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Mendulang emas di Sungai Ma...

Produksi ikan kering di Maumere turun

29 menit yang lalu | Wahyu AP

Ekonomi
Produksi ikan kering di Mau...

Pameran benda seni jaranan di Trenggalek

34 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pameran benda seni jaranan ...
Nasional
Bupati Pati nonaktif Sudewo...
Nasional
Kepala Bapanas: Pemerintah ...

Kejuaraan hadang tingkat pelajar

44 menit yang lalu | Wahyu AP

Rona
Kejuaraan hadang tingkat pe...
Daerah
Bantuan alsintan modern unt...
Advertisement
Kepala Bapanas: Pemerintah Tak Beri Ruang Bagi Mafia Beras

Kepala Bapanas: Pemerintah Tak Beri Ruang Bagi Mafia Beras

22 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.